Jakarta, Harian Umum - Sedikitnya 40.000 jamaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) dari kawasan Jabodetabek akan merayakan Hari Paskah yang jatuh pada 1 April 2018, di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.
"Monas dipilih karena merupakan simbol perjuangan dan kebanggaan nasional bangsa Indonesia," jelas Ketua Panitia Paskah Bersama Ke-2 Tommy Sihotang sebagaimana dikutip harianumum.com, Jumat (16/3/2018), dari surat yang dikirimkan kepada Gubernur DKI Anies Baswedan pada 26 Februari 2018.
Surat itu berisi permohonan izin untuk menggunakan sisi barat Lapangan Monas untuk keperluan ibadah dalam rangka menyambut Kenaikan Isa Al Masih (Yesus Kristus) tersebut.
Jumat (16/3/2018) siang, selama sekitar 1 jam jajaran Pengurus Panitia Paskah Bersama Ke-2 bertemu Gubernur Anies Baswedan di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, untuk tak hanya membicarakan soal penggunaan lapangan tersebut, namun juga memaparkan penyelenggaraan acara yang berlangsung pada pukul 05:00-08:00 WIB tersebut.
Anggota Pengarah Panitia Paskah Bersama Ke-2, M Rico Sinaga, menjelaskan, ada sekitar 40.000 jemaat GBI yang dipimpin Pendeta Gilbert Lumoindong yang tersebar di wilayah Jabodetabek, akan mengikuti ibadah ini.
"Perayaan Paskah yang juga akan diisi dengan acara doa bersama dan sambutan dari Gubernur Anies Baswedan. Doa bersama dipanjatkan agar Jakarta semakin maju dan warganya bahagia," imbuh dia.
Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ini menambahkan, untuk keperluan acara akbar ini, panitia akan mendirikan tenda besar di sisi barat Lapangan Monas dengan kursi sebanyak 25% dari jumlah jemaat yang akan hadir.
"Dalam pertemuan tadi, Gubernur Anies menyatakan mendukung penuh acara ini. Pada Senin (19/3/2018) nanti dia mengeluarkan surat edaran yang isinya mengizinkan PNS DKI yang beragama Nasrani untuk mengikuti acara ini," imbuhnya.
Pada hari yang sama, juga akan digelar rapat koordinasi yang melibatkan panitia, Biro KDH, Biro Umum, Biro Pendidikan Mental dan Spirtual, dan Satpol PP.
"Rapat koordinasi tahap II bersama Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya," imbuhnya.
Diakui, sebagai ketua FKDM, ia juga akan mengerahkan minimal 500 anggota FKDM untuk memberikan dukungan guna menjaga kelancaran dan keamanan selama acara berlangsung.
"Mereka akan mengenakan seragam FKDM," tutupnya. (rhm)






