Jakarta, Harian Umum - Kabar meninggalnya selebgram Lula Lahfah tak cuma menarik perhatian publik Tanah Air, tetapi juga media entertain di Amerika Serikat (AS).
Influencer 26 tahun itu ditemukan meninggal dunia di kediamannya di apartemen Essence Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026).
"Korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB pada Jumat, 23 Januari 2026,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan.
TMZ, salah satu media entertain terkemuka di AS menulis; " Kabar tragis dari Indonesia, tokoh internet populer Lula Lahfah meninggal dunia pada usia 26 tahun."
Media itu menambahkan, "Influencer tersebut ditemukan meninggal dunia pada Jumat malam di dalam sebuah gedung apartemen di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, menurut petugas keamanan di lokasi kejadian."
Media entertaini AS yang lain, Entertainment Now, juga memberitakan kabar serupa. Mereka mengutip keterangan polisi bahwa hingga kini belum ada pengumuman resmi soal penyebab kematian Lula dan meminta publik tidak berspekulasi.
Lula hari ini, Sabtu (24/1/2026), dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, dengan diiringi begitu banyak orang, termasuk sejumlah selebritas seperti Fadil Jaidi, Dara Arafah, dan Keanu AGL.
Kekasih Lula, Reza Arap, juga tampak mendampingi hingga proses pemakaman selesai.
Suasana haru pecah saat prosesi pemakaman. Ayah Lula, Muhammad Feroz, menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas kesalahan putrinya semasa hidup.
"Atas nama keluarga, saya minta maaf apabila ada kesalahan dari Lula. Dan apabila Lula punya utang piutang tolong disampaikan kepada kami, agar bisa kami selesaikan. Saya rasa itu saja, terima kasih," kata Feroz.
Ibunda Lula terlihat tak kuasa menahan tangis ketika jenazah putrinya dimasukkan ke liang lahad. Reza Arap juga tampak tegar, berdiri sambil menatap makam kekasihnya untuk terakhir kali.
Sebelumnya, pihak kepolisian mengungkap bahwa keluarga mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah Lula Lahfah.
"Dari keluarga ada permohonan untuk tidak di autopsi," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah.
Meski begitu, polisi masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk menentukan langkah terbaik sesuai prosedur hukum. Hingga kini, penyebab pasti meninggalnya Lula Lahfah masih belum diumumkan secara resmi.
Penyakit yang diderita Lulu
Dilansir detikhot, ayah Lula, Muhammad Feroz, mengungkap kalau anaknya itu selama ini menyembunyikan sakit yang dideritanya, yakni gerd dan pembengkakan usus.
"Lula itu anak yang baik, anak yang sangat peduli sama keluarga, peduli sama orang tua, dan kita juga lihat dia sama teman-temannya juga baik," kata dengan suara yang bergetar saat ditemui di sela-sela prosesi pemakaman Lula di TPU Rawa Terate.
Di balik kepeduliannya kepada orang lain, Lula ternyata sedang berjuang melawan komplikasi penyakit Gerd dan pembengkakan usus yang cukup serius. Penyakit tersebut kabarnya sudah sering kambuh, bahkan sempat membuatnya dilarikan ke rumah sakit saat momen pergantian tahun baru lalu.
"Dia gak pernah mengeluh sama keluarga. Dia mengeluhnya sama teman-teman terdekat dia. Dia bilang sakit banget di perut bagian kiri, gitu dia bilang, tapi kita gak tahu itu," tutur M. Feroz.
Penyesalan itu kian dalam saat ayahnya menyadari jika saja Lula Lahfah terbuka sejak awal, pihak keluarga tentu akan mengupayakan pengobatan medis terbaik untuknya. Bahkan jika harus membawanya hingga ke luar negeri.
"Sebenarnya bisa kok dia berobat gitu, tapi kenapa dia gak (mau) gitu. Ya itu mungkin akhirnya dia tahan, dia tahan, dia tahan, akhirnya tadi malam itu gak kuat gitu. Mungkin komplikasi dari situ," keluh Feroz. (man)


