Jakarta, Harian Umum - Bank DKI bekerjasama dengan PT Kereta Commuter Indonesia(KCI) saat mendatangkan kemudahan ticket perjalanan kereta commuter line(KRL).
Kerjasama itu diikuti ajang acara bertema 'Launching Implementasi Penggunaan JakCard pada Kereta Commuter Line' di Stasiun KAI Commuter Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (27/7/2023).
Acara itu ikut didatangi oleh Direktur Teknologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono, dan Direktur Operasi dan Pemasaran PT Kereta Commuter Indonesia, Broer Rizal dan petinggi terkait dari kedua pihak.
Direktur Tehnologi dan Operasional Bank DKI, Amirul Wicaksono menjelaskan,
implikasi ini jadi sebuah momen pentingpada usaha peluasan penerimaan JakCard untuk warga. Terutama, beberapa pemakai KRL dengan mobilisasi yang lebih tinggi.
"Lewat implikasi ini, Bank DKI makin melengkapi layanan saat merealisasikan ekosistem transaksi bisnis non-tunai di DKI Jakarta. Hal ini searah dengan support Bank DKI saat merealisasikan integratif pembayaran angkutan umum di DKI Jakarta," tutur Amirul.
Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy menerangkan, penerimaan JakCard sebagai ticket perjalanan KRL menjadi salah satu sisi dari usaha Bank DKI saat perkuat segmen Kartu Uang Electronic.
Dan, memberi opsi berbisnis dengan non-tunai untuk warga.
"Bank DKI melihat percaya diri transaksi bisnis uang electronic makin bertambah sebagai sisi dari opsi warga berbisnis dengan gampang, nyaman dan aman," tutur Fidri.
Sebagai info, semenjak dikeluarkan di tahun 2007, Bank DKI terus meluaskan penerimaan JakCard, yang sekarang dapat dipakai untuk beragam ticket masuk seperti Taman Margasatwa Ragunan, Monumen Nasional, Taman Mimpi Jaya Ancol dan
beragam museum urusan Pemerintah provinsi DKI Jakarta. Tidak itu saja, JakCard bisa dipakai di beberapa batas tol seperti Jagorawi, JORR, Bogor Outer Ring Road, batas tol dalam kota sampai tol Bali-Mandara. Untuk keperluan ticket transportasi, JakCard bisa dipakai untuk ticket Transjakarta, Mikrotrans, MRT, LRT Jakarta, dan LRT Jabedebek.
Selanjutnya, Fidri akui optimis JakCard yang sekarang bisa dipakai sebagai ticket perjalanan KRL, dapat makin disukai ingat Bank DKI terus menulis perkembangan pemakaian JakCard, di mana pada Juni 2022 terdaftar sekitar
2,lima juta transaksi bisnis, dan per Juni 2023 keseluruhan transaksi bisnis pemakaian JakCard terdaftar sekitar 5,1 juta transaksi bisnis atau tumbuh 104,86% secara Year on Year (YoY).
Untuk warga yang ingin memakai JakCard, bisa beli di Kantor Cabang Bank DKI, beragam museum dan tempat rekreasi urusan Pemerintah provinsi DKI Jakarta. Nantinya, JakCard akan ada lewat official toko JakCard di Tokopedia dan di toko retail seperti Indomaret.
Disamping itu, pemakai JakCard bisa
lakukan pengisian ulangi (hebat up) memakai handphone berfiturkan NFC lewat program JakOne Mobile atau lewat Tokopedia.
Direktur Operasi dan Marketing PT Kereta Commuter Indonesia Broer Rizal sampaikan animo dan keinginannya atas hubungan kerjasama yang sudah dilakukan bersama Bank DKI ini sebagai
usaha untuk menggerakkan warga memakai angkutan umum.
"Dengan Implikasi JakCard Bank DKI ini diharap bisa memberi keringanan dan opsi untuk transaksi bisnis pembayaran
ticket untuk warga yang hendak memakai Commuter Line Jabodetabek," ungkapkan Broer Rizal.
Sebagai info tambahan, volume pemakai Commuter Line Jabodetabek sepanjang Juli 2023 sampai 25 Juli capai sekitar 19.370.263 orang.
Dan rerata pemakai pada hari kerja sekitar 857.968 orang setiap hari dan rerata di hari liburan dan akhir minggu sekitar 626.974 orang setiap hari, dengan pemakai paling banyak pada Senin 3 Juli lalu yakni sekitar 912.923 orang.
Sementara itu jumlah transaksi bisnis pembayaran ticket Commuter Line Jabodetabek dengan memakai kartu tap (Kartu Multi Trip dan Uang Electronic Bank)
sekitar 95% dari keseluruhan transaksi bisnis. Dan transaksi bisnis memakai QR Kode sekitar 5%.
"Kami menyongsong baik kerja sama ini dengan keinginan bisa memberikan dukungan perolehan sasaran pemakai harian Commuter Line Jabodetabek sampai dua juta orang setiap hari," tutup Broer.
Di bawah pimpinan Direktur Utama Bank DKI, Fidri Arnaldy, Bank DKI terus tingkatkan layanan digital, dengan mewujudkan beragam
program favorit salah satunya: membangun Command Center untuk memperkuat peranan kontrol layanan dan produk digital Bank DKI, peningkatan feature dan service pada program digital yang dipunyai, dan
mendatangkan New Flagship Branch dan tingkatkan jumlah CRM (Kontan Recycle Machine).
Sekretaris Perusahaan Bank DKI, Arie Rinaldi di kesempatan yang masih sama menambah, Bank DKI terus akan tingkatkan service perbankan digital yang mendatangkan keringanan dan kenyamanan untuk warga, sesuai misi untuk Jadi Bank opsi untuk warga DKI Jakarta.
"Kami mengharap mudah-mudahan kerjasama di antara Bank DKI dan PT Kereta Commuter Indonesiaini bisa berjalan secara baik, intinya untuk Bank DKI dengan keinginan
dapat datang jadi jalan keluar ekosistem non-tunai di DKI Jakarta," tutup Arie. ***






