Jakarta, Harian Umum - Menkopolhukam yang juga Cawapres nomor urut 02, Mahfud MD, memberikan peringatan keras terkait banyaknya elite negeri, terutama ketua umum partai politik (Parpol), yang tersandera kasus.
Kasus seperti ini telah terbukti membuat orang yang tersandera kasus bertekuk lutut di kaki penguasa, dan menjadi pendukungnya. Meski hari nuraninya mungkin menyadari kalau dukungannya itu salah dan merugikan masyarakat dan bahkan juga mungkin partainya.
"Jadilah orng merdeka, jangan jadi orang tersandera krn kesalahan yg dilakukannya. Orang tersandera itu kehilangan kemerdekaan, hidupnya dikendalilan oleh kekuatan di luar dirinya. Dan itu akan berlangsung terus. Anak-anak muda, jadilah orang gagah dan jangan sampai tersandera," kata Mahfud melalui akun Twitternya, @mohmahfudmd, Jumat (19/1/2024).
Seperti diketahui, banyak Ketum Parpol yang terjerat kasus dan tersandera oleh kasusnya itu karena takut di penjara, dan mereka kini menjadi pendukung pemerintahan Presiden Jokowi.
Elit Parpol yang diduga tersandera di antaranya adalah Ketum PAN Zulkifli Hasan yang diduga tersandera kasus alih fungsi hutan di Riau saat menjadi Menteri Kehutanan pada tahun 2014.
Ketum Golkar Airlangga Hartarto yang diduga terlibat kasus korupsi izin ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) yang memicu kelangkaan minyak goreng.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang diduga tersandera kasus suap dana hibah, sehingga sebagai kader NU, Khofifah mendukung pasangan nomor urut 02 Prabowo-Gibran yang di-back up Presiden Jokowi, bukan mendukung pasangan nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar, karena Muhaimin adalah kader NU, sama dengan Khofifah. (rhm)







