NAMPAKNYA Surya Paloh telah mantap pertimbangkan segala sesuatunya soal Pilpres 2024, sehingga mendahului King Makers yang lain. Megawati, SBY dan Jokowi.
---------------------------
Oleh: Muslim Arbi
Direktur Gerakan Perubahan dan Koordinator Indonesia Bersatu
Setidaknya ada empat King Makers itu; Surya Paloh, Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jokowi.
Surya Paloh sebagai ketua umum Nasdem telah leading setelah deklarasikan Anies Baswedan, lalu di susul oleh dukungan dari Demokrat dan PKS.
Sabtu, 2 September. Surya Paloh tunjukkan kepiawaiannya dengan deklarasikan pasangan Capres - Cawapres: Anies Rasyid Baswedan - Muhaimin Iskandar.
Telah terpenuhi presidential threshold (PT) Nasdem - PKB 20% lebih. Apalagi ditambah PKS, tentu lebih dari PT 20%.
Terpenuhi syarat untuk daftar ke KPU. Surya Paloh sendiri di depan audiens di Hotel Majapahit, Surabaya, memastikan akan mendaftar lebih dulu ke KPU.
Nampaknya Surya Paloh telah mantap pertimbangkan segala sesuatunya soal Pilpres 2024, sehingga mendahului King Makers yang lain. Megawati, SBY dan Jokowi.
Megawati masih harus mencari pasangan Cawapres untuk dampingi Ganjar.
Demikian juga SBY; apakah memutuskan tetap dukung Anies atau merapat ke Megawati untuk pasangkan AHY berpasangan dengan Ganjar?
Akan halnya Jokowi; apakah akan tetap usung Prabowo dan mencarikan Cawapresnya? Apakah puteranya, Gibran, atau lainnya?
Nasdem, PKB dan PKS telah resmi dukung Anies-Imin.
Tinggal Gerindra, Golkar, PAN, PPP dan PDIP, Demokrat.
Apakah Gerindra akan berpasangan dengan Demokrat? Lalu, Golkar dan PDIP bikin poros. Tinggal PAN, PPP? Akan melabuh ke mana?
Apakah PPP dan PAN akan merapat ke Gerindra, PDIP atau Ke Nasdem PKB + PKS?
Atau: PPP + PAN dan Demokrat bikin poros sendiri.
Dan Golkar akan bersama Gerindra? Dan PDIP akan maju sendiri?
Kalau saja komposisi Koalisi nya demikian. Maka akan lahir 4 Paslon Capres-cawapres.
Tinggal adu cerdas dan strategi. Antara: Megawati, SBY dan Jokowi. Lawan Surya Paloh - Muhaimin dan PKS
Apakah Jokowi tetap gunakan politik kuda kayu untuk hancurkan Anies dengan jadikan Muhaimin tersangka di KPK? Padahal itu tindakan bunuh diri, karena kasus gratifikasi anak-anaknya: Gibran dan Kaesang masih digantung di KPK.
Atau, Jokowi akan tekan Kejagung untuk tersangkakan Airlangga biar PKB dan Golkar tetap merapat ke Prabowo di tambah PAN? Di mana Ketumnya tersandera atas kasusnya di KPK, sehingga tetap menyerah pada Jokowi?
Lalu, Jokowi bikin koalisi besar? Gerindra, PKB, Golkar, PAN?
Demokrat yang kecewa terhadap Anies lalu merapat juga ke PDIP - Megawati dan atau Demokrat akan dekati Prabowo?
Segala kemungkinan pada papan catur King Makers akan terus melangkah.
Apakah akan ada pertemuan Jokowi, Megawati, Airlangga, Prabowo dan Zulkifli Hasan, dan mengundang Ketum Plt PPP untuk bahas pasangan Capres dan Cawapres yang dikehendaki?
Apakah Setelah Nasdem dan PKB deklarasi Capres-Cawapres akan dijadikan musuh bersama oleh Koalisi Istana?
Akan teruji King Makers yang lain. Setelah Surya Paloh dan PKB telah leading sebagai pasangan Capres - Cawapres yang di umumkan pertama.
Bagaiman langkah King Makers lainnya?
Publik menunggu.
Wallahu'alam
Solo Balapan: 02 September 2023







