Jakarta, Harian Umum-Beredar foto yang mencantumkan layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RS Fatmawati Jakarta tidak beroperasi karena banyak petugas IGD terpapar Covid-19. Namun, manajemen RS Fatmawati Jakarta membantah hal itu.
"Tidak benar. RSUP Fatmawati tetap memberikan pelayanan kepada pasien-pasien rawat jalan, pelayanan kegawatdaruratan dan pelayanan penunjang," ujar Kepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Kehumasan RSUP Fatmawati, Atom Kadam, di Jakarta, Senin (31/8).
Ramai diperbincangkan dalam media sosial, sebuah foto pengumuman ditulis tangan pada sebuah karton berwarna hijau pasta ditempel di sebuah pintu kaca pintu rumah sakit beredar di sosial media. Foto pengumuman tersebut tertulis pesan "Mohon maaf saat ini RS Fatmawati tidak menerima pasien karena petugas IGD RSF banyak yang terpapar COVID jadi pelayanan tutup".
Dikatakan Atom, Direktur Utama RSUP Fatmawati Mochammad Syafak Hanung telah mengeluarkan keterangan resmi pada tanggal 12 Agustus 2020 yang mengungkapkan RSUP Fatmawati telah melakukan rapid test kepada 1.118 karyawan dan pemeriksaan uji usap kepada 189 karyawan. Tes itu dilakukan pada tanggal 18 Maret hingga 7 Agustus 2020.
"Dari hasil pemeriksaan yang telah dilakukan terdapat 35 karyawan terkonfirmasi positif COVID-19. Pemeriksaan swab terhadap karyawan sampai dengan saat ini masih tetap dilaksanakan tanpa mengganggu proses pelayanan kesehatan," ungkapnya. (hnk)







