Depok, Harian Umum - Gubernur Jakarta terpilih, Pramono Anung, mendukung rencana Presiden Prabowo Subianto untuk menggelar retret bagi para kepala daerah terpilih.
Menurut politisi PDIP itu, acara tersebut diperlukan agar visi dan misi dalam pemerintahan bisa menyatu, terutama antara pemerintah pusat dan daerah.
"Untuk mengawali pemerintahan tentunya bagus ya, karena ini semangat kebersamaan, intinya kan itu," kata Pramono di Kampus UI, Depok, Jawa Barat, Sabtu (11/1/2025).
Menurut dia, pemerintah daerah harus taat kepada pemerintah pusat sebagaimana diatur dalam undang-undang yang mengatur tentang hubungan pemerintah daerah dan pusat.
Di undang-undang itu, kata dia, ada 152 kata yang terkait hal tersebut.
"Kebetulan waktu itu saya termasuk yang menyiapkan (undang-undangnya). Jadi, saya hafal dan tahu banget bahwa pemerintah daerah itu berada dalam koordinasi pemerintah pusat. Karenanya, saya tidak mempermasalahkan rencan retreat itu dan menyerahkan sepenuhnya pada (kebijakan) pemerintah pusat," imbuhnya.
Terkait jadwal pelantikan yang hingga kini belum ditetapkan pemerintah, meskipun semula, sesuai jadwal KPU, ditetapkan pada 7 Februari 2024, Pramono juga tidak mempermasalahkan.
"Mengenai pelantikan sendiri kan masih debatable di internal pemerintah, sehingga kami menunggu saja," katanya.
Untuk diketahui, pada Jumat (10/1/2025), Menko Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra mengatakan, Presiden Prabowo akan mengumpulkan kepala daerah terpilih di Pilkada 2024 untuk retret sebagaimana pernah dilakukan untuk menteri-menteri dalam Kabinet Merah Putih pada Oktober 2024.
"Dan juga keinginan Bapak Presiden bahwa seluruh kepala daerah itu akan dikumpulkan seperti dulu para menteri, wakil menteri, dan kepala badan dikumpulkan di Magelang," kata Yusril.
Namun, ketua umum Partai Bulan Bintang (PBB) inj mengaku belum tahu kapan dan dimana retret dilakukan.
"Belum tahu (di mana lokasinya)," katanya.
Seperti diketahui, retreat para menteri dilakukan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. (man)







