Jakarta, Harian Umum - Ketua Umum Forum Pemuda Pemudi Jakarta (FPPJ) Endriansah menyarankan agar pelantikan kepala daerah terpilih pada Pilkada Serentak 2024 dilakukan di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.
Pelantikan rencananya dilakukan pada tanggal 7 Februari 2024.
"Kita sarankan agar pelantikan seluruh kepala daerah dipusatkan di Magelang dalam rangka visi misi sinergitas pemerintah daerah dan pusat dalam rangka pembangunan," kata Endriansah di Jakarta, Jumat (10/1/2025).
Ia menjelaskan, saran ini terinspirasi oleh kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang me-retreat kabinetnya di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada tanggal 24-27 Oktober 2024 yang menurutnya menghasilkan sesuatu yang positif bagi kabinet itu.
Rian, sapaan Endriansah, mengakui bahwa retreat dilakukan selama tiga hari, sementara pelantikan hanya satu hari, dan itupun hanya dalam hitungan jam, akan tetapi Magelang memiliki Marwah yang luar biasa karena di sanalah para prajurit TNI ditempat untuk menjadi prajurit-prajurit yang tangguh, mempunyai jiwa nasionalis tinggi, dan punya kemampuan untuk menjaga kedaulatan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kita berharap dengan dilantik di sana, Marwah itu meresap ke dalam sanubari mereka dan mendorong mereka untuk menjadi pemimpin-pemimpin yang mampu bekerja sesuai amanat undang-undang serta sumpah janji yang diucapkan saat dilantik, mampu memenuhi prinsip good governance, anti korupsi, dan lebih mengedepankan kepentingan rakyat dibanding kepentingan diri sendiri, kelompok ataupun golongan," katanya.
Rian mengakui kalau sarannya ini didorong oleh keprihatinan melihat perilaku para kepala daerah di Indonesia yang banyak di antaranya berperilaku koruprif dan kebijakannya cenderung tidak prorakyat.
Hal ini, kata dia, bisa jadi karena faktor kepribadian kepala daerah itu sendiri atau karena sebab lain, misalnya karena saat kampanye Pilkada mengeluarkan biaya besar dan biaya itu hasil berutang sehingga harus dikembalikan, atau lainnya.
"Tapi apapun itu, kita paham bahwa tidak mudah mengubah sesuatu, akan tetapi kadangkala jika perasaan atau hati nurani seseorang bisa digugah, apapun bisa saja diubah," kata Rian.
Ia berharap, jika usulannya ini dapat disetujui Kemendagri, ada kebaikan bagi kepemimpinan kepala daerah-kepala daerah di Indonesia ke depannya.
"Minimal, dengan dilantik di.Magelang, mereka diingatkan bahwa mereka punya negara dan rakyat yang harus dijunjung tinggi, dibela dan disejahterakan," pungkasnya. (rhm)







