Jakarta, Harian Umum - Kubu Paslon 01 di Pilkada Jakarta 2024, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO)z juga Paslon 02 Dharma Pongrekun - Kun Wardana, batal menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Hal ini diketahui berdasarkan informasi laman resmi Mahkamah Konstitusi (MK) di mana hingga Kamis (12/12/2024) pukul 00:00 WIB tidak ada nama kedua Paslon itu dalam daftar penggugat, sementara pendaftaran telah ditutup pada Rabu (11/12/2024) pukul 23:59 WIB.
Seperti diketahui, UU No. 10 Tahun 2016 tentang Pilkada mengatur bahwa peserta Pilkada dapat mengajukan permohonan ke MK paling lambat tiga hari kerja, terhitung sejak KPU mengumumkan penetapan perolehan suara.
KPU Jakarta mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pilkada pada Minggu (8/12/2024).
Kubu RIDO sebelumnya sempat gembar-gembor akan menggugat hasil Pilkada Jakarta 2024 ke MK dengan alasan karena menemukan sejumlah kecurangan.pada hari pencoblosan pada tanggal 27 November 2024.
Salah satunya adalah adanya surat tercoblos untuk Paslon tertentu di salah satu TPS di Pinang Ranti, Jakarta Timur, dan adanya formulir C6 yang tidak didistribusikan kepada pemilih.
Dengan tidak adanya gugatan dari Paslon 01 dan 02, maka praktis Palon 03 Pramono Anung-Rano Karno memenangkan Pilkada Jakarta 2024 dengan satu putaran, karena berdasarkan hasil rekapitulasi KPUD Jakarta, Paslon yang diusung PDIP ini meraih 50,7% suara.
Menanggapi hal ini, juru bicara Pramono-Rano, Aris Setiawan, mengatakan menghormati sikap Paslon 01 dan 02.
"Kami ucapkan rasa hormat kami kepada seluruh pihak, baik itu paslon 1 RIDO maupun Dharma-Kun atas semua tindakannya, atas semua sikapnya termasuk sikap untuk tidak mendaftarkan gugatan hasil pemilihan Jakarta ke MK," katanya kepada wartawan, Kamis (12/11/2024).
Aris menyampaikan terima kasihnya kepada pasangan RIDO dan Dharma-Kun atas keputusannya itu. Dia menilai pasangan RIDO dan Dharma-Kun sangat menjunjung tinggi Pilkada Jakarta yang damai.
"Ini Pilkada Jakarta yang paling adem, dan terima kasih tidak melakukan gugatan artinya Mas Pram dan Bang Doel bisa segera fokus untuk menjalankan program-program yang sudah direncanakan," ujarnya. (man)





