Jakarta, Harian Umum - Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) mendesak Bawaslu RI untuk bekerja secara independen dan tidak memihak, serta mendiskualifikasi Paslon 02 pada Pilpres 2024, yaitu Prabowo-Gibran.
"Kami datang ke Bawaslu karena melihat proses Pemilu yang memprihatinkan karena ditemukan adanya kecurangan,' kata Cary Greant, orator pertama dalam.aksi tersebut.
Ia.meminta Bawaslu bekerja dengan baik, sesuai tugas dan fungsinya, dan memastikan bahwa semua proses dalam Pemilu dapat berjalan dengan benar, jujur dan adil.
"Jangan sampai pengumuman KPU tuntuk hasil Pilpres menjadi blunder, dan menimbulkan kemarahan rakyat," katanya.
Hal yang sama dikatakan Yusuf Blegur, orator keempat yang juga merupakan .ketua umum Bronies alias Bro Anies ini bahkan meminta Bawaslu untuk tegas dalam menindak setiap pelanggaran dalam proses Pemilu, terutama Pilpres. Ia mencontohkan soal Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, yang menjadi Cawapres 02.
"Bawaslu seharusnya mendiskualifikasi Paslon.02 Prabowo-Gibran. Mengapa? Karena Paslon 02 mendaftar ke.KPU setelah pendaftaran ditutup, dan pendaftaran Gibran melanggar PKPU Nomor 19 Tahun 2023 yang mensyaratkan bahwa usia Capres-Cawapres adalah 40 tahun, tetapi Gibran baru 36 tahun," katanya.
Ia.juga mengingatkan bahwa oleh DKPP, tindakan KPU menerima.pendaftaran Gibran divonis melanggar etik.
"Seharusnya vonis itu ditindaklanjuti Bawaslu dengan mendiskualifikasi Prabowo-Gibran, tetapi Bawaslu diam diam saja! Maka kita tuntut sekarang Bawaslu untuk mendiskualifikasi Prabowo-Gibran," tegasnya.
Tuntutan agar Prabowo-Gibran didiskualifikasi juga disampaikan Ketum Pengacara dan Kawara Bela Umat (Jawara) Ustaz Eka Jaya. Dia bahkan mengingatkan bahayanya memiliki pemimpin yang dihasilkan dari kecurangan.
"Pilpres curang akan menghasilkan pemimpin yang tidak amanah, pemimpin yang selalu membohongi rakyatnya! Karena itu kita tolak Pilpres curang!" tegasnya.
Ada lebih lima.orator dalam aksi yang dikawal.letat kepolisian itu.
Aksi ini hanya berlangsung hingga sekitar pukul 15:00 WIB, karena.drtelah itu massa longmarch ke KPU untuk bergabung dengan kawan-kawannya yang sedang melakukan unjuk rasa di sana. (rhm)







