Jakarta , Harian Umum - Peningkatan pelayanan transportasi kepada masyarkat terus di tingkat oleh Pemprov DKI Jakarta.
Salah satunya, transportasi masyarakat pantai yang saat ini sudah selesai dan dalam masa pemeliharaan adalah pembangunan peningkatan Dermaga Muara Angke.
Proyek infrastruktur milik Dinas Perhubungan DKI ini bernilai hampir 58 milyar seperti yang tertera dalam papan proyek.
Dermaga yang dulunya kumuh kini kini menjelma menjadi dermaga yang megahnya dan berfasilitas VVIP. Tapi sayangnya tidak di gunakan dengan baik dan semestinya oleh Dinas Perhubungan DKI.
" Fasiltas Super VVIP termasuk tiketing tapi tidak berfungsi Karena SDM terbiasa manual," kata Ketua Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD) Victor Irianto Napitupulu dalam keterangannya, Kamis(2/3/2023).
Ia menilai ada beberapa hal Dari pantauan lapangan terlihat hal yang harus di benahi seperti;
1. Pembelian tiket secara online tetapi penerapanya tidak seluruhnya online. Ada pemeriksaan di depan pintu masuk lalu menunggu diruang tunggu hingga dipanggil masukan melalui absen tiket yang di panggil oleh crew kapal.
2. Penundaan jadwal keberangkatan karena cuaca buruk. Dilakukan hanya dengan berteriak saja tanpa menggunakan pengeras suara padahal tersedia alat pengeras suara. Sehingga membuat penumpangnya duduk jauh diruang tunggu tidak dapat mendengar pemberitahuan tersebut.
3. Gedung yang dalam masa pemeliharan ini juga dalam kondisi bocor setidaknya di ruang tunggu terdapat beberapa titik kebocoran dari langit langit terlihat dari embar yang di gunakan untuk menampung air hujan.
Sedangkan dibagian luar. Tanpak lintasan tangga menuju kapal ada gendang air hujan. Sehingga membuat licin jalan menuju dermaga.
4. Kemudian fasilitas WC pintu keluar masih kotor dan jorok seakan - akan tidak terawat tercium bau kurang sedap hingga keluar.
5. Fasilitasi didalam kapal penumpang pun banyak tidak berfungsi. Seperti AC tapi tidak berfungsi padahal sangat vital ketika semua jendela ditutup karena takut kemasukan air.
Ia berharap Dinas Perhubungan segera memperbaiki demi kenyamanan pengguna transportasi laut.







