Jakarta, Harian Umum - Cawapres nomor urut 3 Mahfud MD mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) yang didudukinya sejak awal periode kedua Joko Widodo (Jokowi) menjadi presiden RI pada Oktober 2019.
Pengunduran diri itu disampaikan dalam konferensi pers di Danau Tirta Gangga, Lampung Tengah, Lampung, Rabu (31/1/2024), di tengah-tengah kesibukannya berkampanye.
"Maka, hari ini saya sudah membawa surat untuk disampaikan ke presiden tentang masa depan politik saya yang belakangan menjadi perbincangan publik," katanya.
Mahfud mengaku telah meminta waktu bertemu kepada Presiden Jokowi untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya besok. Ia ingin pamit baik-baik.
"(Tapi) Presiden baru ada di Jakarta Kamis," imbuhnya.
Mahfud mengaku sudah membuat surat pengunduran diri dari jabatan Menko Polhukam dan akan membawa surat tersebut sampai mendapat waktu untuk bertemu Jokowi.
"Surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal ketemu Presiden," katanya.
Mantan Ketua MK itu menegaskan bahwa dirinya harus menyampaikan langsung surat pengunduran dirinya kepada Jokowi yang telah mengangkat dirinya menjadi Menko Polhukam 4,5 tahun lalu.
"Karena kami diberi tugas dan menerima tugas dengan saling menghormati, maka saya tidak akan tinggal gelanggang colong pelayu. Saya akan pamit baik-baik dan saya akan sampaikan surat ini begitu saya diterima dijadwalkan bertemu presiden," ujarnya.
Ia memberitahu bahwa Jokowi sedang di luar Jakarta sampai Kamis. Dirinya juga baru akan pulang Kamis.
"Mudah-mudahan secepat kami tiba di Jakarta secepat pula kami bertemu," katanya.
Mahfud mengakui kalau ia telah lama sepakat dengan pasangannya di Pilpres 2024, yakni Capres Ganjar Pranowo, untuk mundur dari jabatan Menkopolhukam demi menghindari terjadinya konflik kepentingan, tetapi ia menunggu satu momen situasi yang tepat.
"Dan itu harus disusun melalui pembicaraan-pembicaraan saya dengan masing-masing partai pengusung yang bekerja sama mengusung," katanya. (man)







