Jakarta, Harian Umumm- Suku Dinas (Sudin) Pariwisata dan Kebudayaan (Parbud) Kepulauan Seribu telah dua kali memberikan edukasi kepada masyarakat di wilayahnya, guna meningkatkan kesadaran dan profesionalisme warga dalam hal kepariwisataan.
"Warga di Kepulauan Seribu umumnya nelayan, sementara Kepulauan Seribu telah ditetapkan sebagai salah satu detinasi wisata di Indonesia. Jadi, kita coba menggugah kesadaran warga agar bagaimana mereka lebih sadar akan potensi wisata di wilayahnya, karena antara profesi nelayan dengan kepariwisataan memang berbeda kultur," ujar Kepala Sudin Parbud Kepulauan Seribu, Cucu Ahmad Kurnia, kepada harianumum.com di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kemarin.
Ia menambahkan, edukasi bertajuk 'Sadar Wisata' tersebut diselenggarakan di dua kecamatan di Kabupaten Kepulauan Seribu, yakni Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan yang dipusatkan di Pulau Untung Jawa, dan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Acara kedua diselenggarakan pada 17-18 Oktober 2018, dan acara pertama diselenggarakan sepekan sebelumnya.
Cucu menambahkan, gelaran kedua acara ini disambut warga Kepulauan Seribu, karena ini merupakan bimbingan teknis (Bintek) yang kedua, setelah Bintek yang diselenggarakan pada Februari 2018 dengan peserta para pelau usaha pariwisata, seperti agen travel, pemilik homestay, pemandu wisata, pengusaha katering, dan para penyewa perahu.
Diakui, yang saat ini dikhawatirkan Sudin Pariwisata adalah adanya perang tarif di antara para pemilik homestay, dan adanya cheatting (penipuan) karena apa yang ditawarkan tidak sesuai dengan fasilitas yang disediakan, sehingga dapat menurunkan kualitas kepariwisataan di Kepulauan Seribu.
"Karena itu dengan adanya edukasi seperti ini, kita berhadap mereka lebih profesional. Jangan hanya gara-gara satu dua orang pelaku pariwisata, rusak semuanya," imbuh dia.
Data Sudin Pariwisata menunjukkan, pada 2017 silam jumlah wisatawan domsetik dan mancenagera yang berkunjung ke Kepulauan Seribu mencapai 870.000 orang. Untuk tahun ini, jumlah pengunjung pada Januari-Agustus, meningkat 10% dari periode yang sama tahun lalu.
Ada tujuh resort yang senantiasa dibanjiri pengunjung, di antaranya Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Sepa, Pulau Putri, Pulau Pelangi dan Pulau Macan.
Sementara pulau berpenduduk yang menjadi tujuan wisata di Kepulauan Seribu adalah Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Kelapa, Pulau Harapan dan Pulau Pramuka.
Cucu berharap edukasi yang diberikan melalui acara Sadar Wisata ini tak hanya akan mendongkrak penghasilan nelayan di Kepulauan Seribu, karena keterlibatan mereka dalam industri pariwisata dapat menjadi tambahan penghasilan, namun juga dapat mendongkrak jumlah kunjungan wisata dalam tahun-tahun ke depan. (rhm)







