Jakarta, Harian Umum - Tim dari Wanadri, Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung, akan menyelenggarakan Ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara, Sea Kayak Flores Expedition selama 55 hari, dimulai 7 Agustus 2023 dengan jarak tempuh 1.075 kilometer dalam waktu 55 hari.
"Sea Kayak Flores Expedition ini merupakan langkah awal, karena mimpi kami adalah Dayung Jelajah Nusantara yang memutari pulau-pulau terbesar di Nusantara, yakni Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Irian," ujar Yoppi Rikson Saragih, ketua Tim Ekspedisi Dayung Jelajah Nusantara, Sea Kayak Flores Expedition, Sabtu (29/7/2023) usai pelepasan tim ekspedisi ini oleh peserta Jambore Sispala Jakarta 2023 di Ekowisata Mangrove PIK, Pluit, Jakarta Utara.
Ia mengakui, karena masih awam dalam mengitari pulau-pulau tersebut, maka pihaknya mencari tempat yang managable, sesuai kemampuan.
"Kita cari pulau yang minimal jaraknya 1.000 kilometer karena ini sebuah ekspedisi. Maka, dari semua pulau yang kami pelajari, terpilihlah Flores," imbuhnya.
Ia menyebut hal-hal yang membuat Flores dipilih sebagai lokasi ekspedisi awal, yakni karena kondisi daratan Flores dan jarak tempuh yang sesuai kebutuhan, dan keindahan pulaunya.
'(Ekspedisi) ini juga bagus untuk menunjang destinasi unggulan yang dicanangkan pemerintah. Di sana banyak budaya yang unik," katanya.
Yoppi menyebut ada 10 orang yang terlibat dalam Sea Kayak Flores Expedition di mana enam di antaranya sebagai pendayung, dan empat orang di Tim Darat yang men-support dengan logistik, komunikasi dan lain-lain.
"Dari enam pendayung, lima laki-laki dan satu perempuan," jelasnya.
Pria yang pernah mendaki Gunung Kilimanjaro dan Everest ini menyebut, persiapan untuk Sea Kayak Flores Expedition dilakukan sejak Oktober 2022.
Persiapan yang dilakukan berupa latihan fisik kebugaran, latihan otot-otot dan teknik. Tim sempat berlatih di Waduk Jatiluhur, tetapi saat ini persiapan lebih banyak dilakukan di Archipilago Kayak di Ancol, Jakarta Utara.
"Kami latihan 2-3 kali seminggu. Tiap latihan menempuh jarak 30 km," katanya.
Selain latihan, Yoppi juga mengatakan pihaknya melakukan simulasi. Yang pertama dari Ancol ke Subang yang berjarak 145; kilometer dan ditempuh dalam 5 hari. Simulasi ini lancar dan dilanjut dengan simulasi dari Tanjung Lesung (Pandeglang) ke Ancol dengan jarak 205 kilometer yang ditempuh dalam 8 hari.
"Dari latihan dan simulasi ini, kita berharap fisik dan mental kami, juga teknik, siap ketika ekspedisi dilakukan," katanya.
Yoppi mengakui kalau pihaknya sengaja mengespos ekspedisi ini agar makin banyak generasi muda yang suka pada kayak, termasuk kayak laut, dan ke depan juga dapat melakukan ekspedisi. (man)





