Tangerang, Harian Umum - Pembongkaran pagar laut sepanjang 30,16 kilometer di perairan Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, berlanjut meski hari ini, Senin (27/1/2025), merupakan hari libur nasional perayaan Isra Miraj.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, hari ini merupakan pembongkaran hari keenam yang dilakukan TNI AL bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Korps Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) dan nelayan setempat. Jumlah mereka mencapai ratusan personel.
Dari Polairud saja, sebagaimana disampaikan Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Joko Sadono, mengerahkan 154 personel plus 10 kapal diberangkatkan untuk membantu pembongkaran.
"Kendala belum ada yang berarti. Hanya kondisi cuaca, kalau panas anggota kewalahan, hujan juga, kemudian kondisi air pasang dan air surut," kata Joko seperti dilansir siaran langsung Kompas TV.
Pembongkaran ini masih menyasar pagar laut yang berada di kecamatan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang.
Seperti diketahui, pembongkaran pagar laut itu dimulai sejak 22 Januari 2025 silam, dan hingga Minggu (26/1/2025), pembongkaran telah mencapai 15,5 dari 30,16 kilometer panjang pagar dari bambu itu
Pagar ini dibongkar karena berdasarkan hasil kajian KKP, tidak memiliki Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (PKKPRL). KKP bahkan masih menyelidiki siapa sebenarnya yang membangun pagar itu, karena klaim Jaringan Rakyat Pantura (JRP) bahwa mereka lah yang membangun.pagar itu diduga tidak valid. (rhm)







