Jayapura, Harian Umum - Dua pendaki Puncak Gunung Carstensz Pyramid, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono, tewas akibat cuaca buruk yang membuat mereka menderita hipotermia.
Lilie adalah warga Desa Cigereleng, Kecamatan Regol, Bandung, Jawa Barat. Sedangkan Elsa adalah warga Tebet Timur, Jakarta Selatan.
Menurut PT Tropis Cartenz Jaya, kedua wanita pendaki itu tewas dalam perjalanan turun dari Puncak Carstensz Pyramid menuju Base Camp Lembah Kuning. Mereka diketahui telah berhasil mencapai puncak setinggi 4.884 mdpl pada Jumat (28/2/2025).
Dikutip dari JatimTimes, berikut kronologi Tewasnya Lilie dan Elisa.
- Berawal dari tanggal 26 Februari 2025 pukul 07.16 WIT, di mana rombongan yang beranggotakan Lilie Wijayantie (WNI), Elsa Laksono (WNI), Saroni (WNI), Lody Hidayanto (WNI) berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan menggunakan Helikopter.
Sementara rombongan Fiersa Besari (WNI), Furki Rahmi Syahroni (WNI), Indira Alaika (WNI) berangkat pukul 07.34 WIT dari Bandara Moses Kilangin Timika menuju Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid dengan menggunakan Helikopter.
- Setelah sampai di Base Camp Yellow Valley Carstensz Pyramid, rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi selama 2 hari.
- Pada Kamis (27/2/2025), rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi dan latihan teknis hingga Teras 1 (teknik ascending dan descending).
- Pada Jumat (28/2/2025), rombongan pendaki yang berjumlah 20 orang terdiri atas 5 orang Guide, 7 WNI Pendaki, 6 WNA Pendaki, dan 2 pendaki Taman Nasional Lorentz berangkat untuk melakukan summit dari Base Camp Yellow Valley menuju puncak carstensz pukul 04.00 WIT.
- Pukul 10.51 WIT korban bersama Tim Pendaki melakukan penyeberangan di jembatan Tyrollean.
- Pada pukul 14.00 WIT, pendaki terakhir mencapai Puncak Cartenz (karena HT low sehingga tidak ada komunikasi).
- Pukul 19.30 WIT, Ruslan dan Abdullah yang sudah turun lebih awal menyampaikan bahwa semua pendaki sudah Summit, tetapi ada 1 orang pendaki atas nama Indira terkena gejala hipotermia di area dekat puncak saat perjalanan turun.
- Pukul 20.29 WIT, Tim BC melakukan briefing untuk mengupayakan pertolongan terhadap korban dan sekitar pukul 20.45 WIT Nurhuda (Guide WNI) tiba di Basecamp sendirian dengan gejala hipotermia, kemudian meminta bantuan kepada Tim BC. Beliau istirahat sebentar untuk kembali naik membantu pendaki yang ada diatas.
- Pukul 21.48 WIT, Yustinus Sondegau (Guide lokal) berusah naik untuk mencapai titik lokasi survivor yang berada di summit ridge korban atas nama Indira, Alvin Reggy dan Saroni, dengan membawa bantuan emergency (sleeping bag), fly sheet, air panas dan radio). Tetapi upaya tersebut terhenti di teras besar karena cuaca semakin memburuk dan pada perjalanan turun Yustinus bertemu dengan Luddy dan mendampinginya hingga Base Camp. Seluruh peralatan yang dibawa, ditinggal di Teras Besar.
- Pukul 22.33 WIT, guide Nepal Dawa Gyalje Sherpa naik untuk memberikan pertolongan terhadap kedua korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono tetapi terhenti di teras 2. Akhirnya, kedua korban meninggal dunia. Pukul 22.48 WIT pendaki atas nama Fiersa dan Furky tiba di Basecamp.
- Pada Sabtu (1/3/2025) pukul 00.07 WIT, Poxy (guide lokal) dan Damar (Guide) kembali mencoba naik ke teras dua untuk memberikan bantuan kepada korban, menghubungi Basecamp dan melaporkan sudah memberikan pertolongan kepada kedua korban, akan tetapi korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono telah dinyatakan meninggal dunia.
- Pukul 02.07 WIT Octries (Guide) yang berkomunikasi dengan Poxy dan Dawa, menginformasikan dari basecamp bahwa 2 Pendaki WNI Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang berada di Teras Dua telah meninggal dunia.
- Pukul 03.26 WIT, Huda (guide) naik untuk mencoba menolong Indira, Alvin dan Saroni yang berada di Summit Ridge.
- Pukul 03.43 WIT Damar, Poxy, Yustinus, Ludy Hadiyanto tiba di Bacecamp. Kemudian pada pukul 04.51 WIT Huda mengabarkan bahwa mereka tiba di Bacecamp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke titik posisi Indira, Alvin dan Saroni. Sementara untuk barang untuk melaksanakan emergency sudah disimpan di bawah Summit Ridge.
- Pukul 08.38 WIT, dibagi 2 tim penyelamat, tim 1 terdiri atas 3 Guide International Garret Madison, Tashi Sherpa, Ben Jones, kembali mendaki untuk menyelamatkan Indira, Alvin dan Saroni di Summit Ridge. Dan tim 2 yaitu Dokter Adnan dan Meidi bergerak menuju korban di teras 2.
- Pada pukul 10.24 WIT, Tashi, Garret dan Ben bertemu dengan 3 pendaki (Indira, Alvin dan Saroni) menginformasikan ke basecamp bahwa semuanya masih hidup dan dalam kondisi kritis. Tim Rescue memberikan pertolongan pertama dan menormalisasi dengan mengganti pakaian, memberikan isotonik, makanan, obat-obatan.
- Pada pukul 11.20 WIT, tim rescue dan survivor melakukan perjalanan turun ke base camp yellow valley. Sedangkan pada pukul 10.26 WIT tim evakuasi 2 (Ruslan, Yansen, Lucky, dan Meidi) berangkat dari basecamp untuk mengevakuasi jenazah di teras 2.
- Pukul 14.30 WIT, tim rescue dan survivor dari Summit Ridge tiba di Base Camp Yellow Valley. 16.41 WIT, Tim evakuasi 2 telah mengevakuasi 1 jenazah sampai di Base Camp. Kedua jenazah kemudian dievakuasi pada tanggal 2 Maret dini hari. (man)







