Teheran, Harian Umum - Asia Barat kembali memanas setelah Amerika Serikat (AS) menyerang situs rudal Iran di selatan negara itu, dan menyerang kapal-kapal Iran yang ditengarai sedang memasang ranjau, Senin (25/5/2026).
Kantor Berita Tasnim melaporkan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Menembak Jatuh Drone MQ-9 milik Amerika Serikat (AS) di atas Teluk Persia.
"Insiden ini merupakan peringatan Iran terhadap pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Amerika," kata Tasnim dikutip Rabu (27/5/2026).
Dalam keterangan resminya, IRGC kembali mengingatkan bahwa setiap pelanggaran gencatan senjata oleh militer AS, akan dibalas dengan tindakan balasan.
IRGC menjelaskan, sebelum menemukan ak jatuh drone MQ-9 tersebut, intelijen Iran telah memantau pergerakan drone itu,dan mengidentifikasinya.
Begitu drone milik AS itu memasuki wilayah Iran, drone ditembak dan jatuh.
Dalam keterangannya, IRGC juga mengatakan bahwa selain menembak drone MW-9, pihaknya juga menembak sebuah drone RQ-4 dan sebuah jet tempur F-35.
"Tembakan itu memaksa mereka melarikan diri dan meninggalkan wilayah udara teritorial Iran," kata IRGC. (rhm)







