Jakarta, Harian Umum - Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah menjelaskan fungsi Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang nantinya berangotakan 73 orang dalam rapat banggar DPRD yang diselenggarakan Selasa (28/11/2017). Kepada anggota Dewan, Saefullah menjelaskan tim ini akan bekerja satu ruangan dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno.
"Tim ini kerja dalam satu ruangan dengan gubernur dan wakil gubernur. Jadi tektok-nya bukan hari, apalagi minggu, tetapi tektok-nya detik per detik, supaya gubernur bisa komunikasinya cepat," ujar Saefullah.
Nantinya, tim ini akan dibagi menjadi 5 bidang. Bidang-bidang itu adalah bidang pengelolaan pesisir, ekonomi pembangunan kota, harmonisasi dan regulasi, pencegahan korupsi, dan percepatan pembangunan.
Saefullah mengatakan, TGUPP dianggarkan ke dalam APBD agar ada kejelasan penggajian mereka.
"Supaya ada keterbukaan dalam membiayai TGUPP ini. Terkandung maksud jika tim ini dibiayai APBD, maka nanti kontrol yang dilakukan pimpinan akan sangat ketat sekali," ujar Saefullah.
Saefullah menjelaskan saat ini TGUPP yang bertugas merupakan tim gubernur terdahulu. Masa kerja mereka akan berakhir tahun 2017 dan akan digantikan dengan tim gubernur yang baru.
“Yang sekarang berjalan itu TGUPP yang lama. Dihabiskan sampai Desember. Nanti Januari (TGUPP) baru,” imbuhnya sambil menyebut diperlukan Peraturan Gubernur (Gubernur) baru untuk merinci tugas pokok dan fungsi (tupoksi) TGUPP. (tqn)







