JAKARTA, HARIAN UMUM - DPRD DKI Jakarta mendorong pemasangan kamera CCTV di seluruh wilayah di Jakarta. Nantinya kamera CCTV tersebut berfungsi bagi Pemprov DKI Jakarta untuk mengakses aktifitas masyarakat di semua wilayah di Ibukota.
"Kita minta engga sulit 2700 kamera CCTV untuk dipasang di seluruh wilayah di Jakarta. CCTV itu nantinya akan banyak manfaatnya baik bagi masyarakat maupun buat Pemprov DKI," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M. Taufik kepada wartawan di Jakarta, (18/8/2019).
Taufik melanjutkan, untuk pengadaan kamera CCTV, ditargetkan pada tahun 2022 di seluruh wilayah Ibukota hingga tingkat RT sudah terpasang. "Memang ada target tahun 2022, seluruh kampung, baik tingkat RW maupun tingkat RW harus ada (CCTV)," ujarnya.
Untuk pengadaan CCTV tersebut, menurut Taufik, Pemprov DKI bisa menggunakan anggaran dari APBD DKI atau bisa menggandeng pihak swasta atau CSR. "Bisa saja nantinya menggandeng pihak swasta atau bisa melalui partisipasi masyarakat. Tapi nantinya harus terkoneksi ke unit terkait di Pemprov DKI. Jadi semua orang bisa akses aktifitas masyarakat," kata Ketus DPD Partai Gerindra DKI Jakarta tersebut.
Taufik menambahkan, saat ini di sejumlah wilayah, masyarakat sudah ada yang berinisiatif memasang kamera CCTV. Namun hal tersebut belum terhubung langsung ke Pemprov DKI. "Sudah banyak di rumah-rumah atau lingkungan RT nya yang pasang tapi ngga kemana-mana. Tapi kalau punya Pemda kan bisa konek," tandasnya.
Seperti diketahui Pemprov DKI bersama DPRD tengah melakukan pembahasan rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2020. Sejumlah program diusulkan oleh SKPD terkait dalam KUA-PPAS tahun anggaran 2020 untuk dibahas lalu disetujui pihak legislatif. (Zat)







