Jakarta, Harian Umum - Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Sugiyanto memprediksi, jika Anies Baswedan dipasangkan dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi di Pilkada Jakarta 2024, pasangan ini akan menang.
"Saya yakin bahwa jika Anies dan Pras berpasangan sebagai calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub), mereka akan mampu meraih kemenangan. Prediksi saya, kemungkinan mereka akan dapat meraup suara 50 persen plus 1 dalam Pilkada Jakarta 2024," kata aktivis yang akrab disapa SGY itu, Kamis (25/7/2024).
Ia menyebut, Anies - Pras merupakan pasangan ideal karena merupakan kombinasi sosok yang religius dan nasionalis, sehingga dukungan masyarakat diperkirakan akan mengalir deras dan Anies-Pras bisa menang dalam satu putaran
Selain itu, Anies merupakan gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, sementara Pras menjabat sebagai ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019 dan 2019-2024. Dengan.pengalaman mereka di eksekutif dan legislatif, kata SGY, mereka akan menjadi pasangan pemimpin yang dapat membawa Jakarta pada kemajuan, karena kedua-duanya sama-sama memahami masalah Jakarta dengan segala dinamikanya.
Ketika ditanya mengapa mendukung Anies, karena selama ini SGY pada posisi berseberangan dan bahkan selalu mengeritik Anies dengan keras? SGY mengaku, dukungan ini diberikan karena kedekatannya dengan Pras.
"Secara jujur, saya ingin katakan bahwa perubahan sikap ini terjadi karena kedekatan hubungan saya dengan Om Pras. Om Pras adalah sahabat baik yang baik hati, suka bergaul, luwes, dan termasuk tipe pemimpin yang bijaksana," katanya.
Untuk diketahui, pada Pilkada Jakarta, SGY termasuk relawan Anies yang ikut membantu Anies mengalahkan Ahok di Pilkada Jakarta 2017.
Namun, seiring berjalannya waktu, SGY memilih jalan untuk tidak lagi mendukung Anies dan tak segan-segan mengeritik Anies selama menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022.
Beberapa contoh kritik keras SGY terhadap Anies di antaranya tentang penyelenggaraan Formula E, pembangunan Jakarta International Stadium (JIS), bantuan bansos COVID-19 pada BUMD Pasar Jaya, kemacetan, banjir, dan pengelolaan sampah ITF.
SGY juga berada di kubu Prabowo-Gibran ketika Anies berlaga di Pilpres 2024, berpasangan Muhaimin Iskandar sebagai Cawapres, dan juga tetap mengkritiknya.
Apakah dukungan SGY kepada pasangan Anies-Pras adalah pertanda bahwa SGY akan "rujuk" dengan Anies? Kita lihat dan tunggu saja. (rhm)







