Jakarta, Harian Umum - Kementerian Perhubungan masih mendalami adanya penurunan jumlah penerbangan secara signifikan dengan tingginya harga tiket pesawat sejak akhir tahun 2018.
Hal tersebut disampaikan Ketua Posko Harian Angkutan Lebaran Terpadu 2019, Mohamad Pramintohadi Sukarno yang melakukan pemantauan di 36 bandara di Indonesia. Pantauan tersebut hingga 31 Mei 2019 atau H-5 Lebaran.
"Kami masih melakukan analisa berdasarkan data yang sudah masuk, seberapa besar pengaruh kenaikan harga tiket terhadap pilihan pemudik menggunakan moda transportasi apa," kata Pramintohadi di Posko Mudik Terpadu, Sabtu (1/6/2019).
Berdasarkan data posko mudik Kementerian Perhubungan, total keberangkatan pesawat terjadi penurunan hingga 37,89 persen dibanding tahun lalu yaitu menjadi sebanyak 5.726 penerbangan.
Untuk angkutan udara luar negeri, Kemenhub memantau tujuh bandara. Dari sejumlah bandara tersebut, dihimpun jumlah penerbangan internasional hingga 31 Mei 2019 sebesar 582 penerbangan. Angkanya turun 50,51 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang sebanyak 1.176 penerbangan.
Sementara untuk total penumpang, jika tahun 2018 sebesar 205.396 penumpang. Untuk tahun ini jumlahnya turun 48,87 persen atau hanya sebanyak 105.022 orang.
Sementara itu, realisasi extra flight sejauh ini baru 15,44 persen sebanyak 23 dari rencana 149 penerbangan. (Zat)







