Jakarta, Harian Umum- Kursi wakil gubernur (Wagub) DKI Jakarta yang saat ini kosong karena ditinggalkan Sandiaga Uno nyapres, agaknya akan diisi kader PKS.
Hal ini terindikasi dari pernyataan Presiden PKS Sohibul Iman usai bertemu Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Selasa (18/9/2018) malam.
"Pak Prabowo mengatakan (jabatan Wagub DKI) itu adalah hak PKS, tinggal nanti secara formal kita sampaikan (ke DPRD)," katanya.
Sohibul bahkan mengatakan kalau dalam 1-2 hari ini pihaknya dan Gerindra akan menandatangani satu nama untuk menggantikan Sandi di posisi Wagub DKI.
Ketika ditanya siapa yang diusulkan PKS untuk diajukan kepada Gerindra? Sohibul menyebut nama Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto.
"Saya yakin 100% (posisi Wagub DKI untuk PKS), karena dari Pak Prabowo sendiri langsung ya (yang mengatakan), bukan dari siapa-siapa. Saya pegang (kata-kata) ketua umumnya (Gerindra)," tegas Sohibul.
Seperti diketahui, sesuai UU Nomor 20 Tahun 2016, pengganti Sandi adalah berasal dari partai pengusung, atau dalam hal ini PKS dan Gerindra, sehingga ketua partai ini berhak mengajukan masing-masing satu nama untuk dipilih DPRD.
Saat ini satu nama telah mencuat dari Gerindra, yakni wakil ketua DPRD yang juga ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, M Taufik, dan politisi ini bahkan telah menyatakan kesiapannya.
Soal nama ini, Sohibul mengatakan hal itu diserahkan kepada internal Gerindra.
"Ya, itu persoalan internal mereka. Silakan tanya ke Pak Prabowo, Beliau sudah berikan komitmen kepada kami," ujarnya.
Meski demikian Presiden PKS itu mengatakan, Prabowo tertawa ketika mendengar Taufik menginginkan kursi wakil gubernur DKI Jakarta.
"Saya lihat di media, Pak Taufik menyampaikan dia jadi wakil gubernur. Pak Prabowo ketawa-ketawa saja. Saya kira sudah benar sikapnya, ketawa seperti itu. Karena memang pada dasarnya sudah ada kesepakatan," tutup Sohibul. (rhm)







