Jakarta, Harian Umum - Relawan Anies Baswedan membantah kalau rencana pendirian Partai Perubahan Indonesia (PPI) merupakan inisiatif Anies Baswedan sebagaimana kabar yang viral di media sosial beberapa hari terakhir ini.
"Partai Perubahan Indonesia bukan inisiatif dari Bapak Anies Bawedan," kata Jubir Relawan Anies Baswedan, Iwan Tarigan, melalui pesan WhatsApp, Selasa (4/8/2024).
Ia menjelaskan, rencana pendirian Partai Perubahan Indonesia merupakan inisiatif kelompok relawan dan anggota-anggota relawan AMIN pada Pilpres 2024
'Gagasan relawan untuk mendirikan Partai Perubahan Indonesia muncul setelah Pak Anies berencana membentuk organisasi masyarakat (Ormas) atau partai politik (Parpol), setelah dipastikan tak maju di Pilkada 2024. Jadi, masyarakat juga patut mengetahui bahwa Pak Anies sama sekali tidak terlibat di dalam Partai Perubahan, baik pada proses pembentukan, pendirian atau dalam kegiatan-kegiatan partai tersebut,” imbuh Iwan.
Karena hal itu, lanjut Iwan, Anies tidak bertanggung jawab secara hukum dan moril terhadap segala akibat yang ditimbulkan atas kegiatan yang mengatasnamakan Partai Perubahan Indonesia, karena Anies sama sekali tidak terkait dengan pembuatan Parpol tersebut
“Dengan demikian, segala sesuatu yang berbentuk kegiatan penggalangan dukungan moril dan materil tidak terkait sama sekali dengan Pak Anies Baswedan," katanya.
Untuk diketahui, pernyataan Anies bahwa dia mempertimbangkan untuk mendirikan Parpol, disebut dalam sebuah video yang di-posting di akun Instagramnya.
“Kita lihat aja ke depannya apakah lalu akan buat partai politik baru," kata Anies dalam video yang kemudian viral dan menjadi bahan berita berbagai media itu.
Anies mengatakan, dirinya melihat banyak masyarakat yang sejalan dengannya untuk membuat perubahan di Indonesia.
Dan suara itu, menurut dia, harus ditampung oleh partai baru.(man)


