Denpasar, Harian Umum -- Presiden Prabowo Subianto mengunjungi rumah warga yang merupakan korban banjir besar di Bali, yang terjadi pada Rabu (10/9/2025) dini hari lalu.
Presiden Prabowo tiba di Jalan Gajah Mada, Kota Denpasar, pada Sabtu (13/9) sekitar pukul 13:04 WITA bersama sejumlah pejabat dan langsung memasuki Gang Gajah Mada IV, salah satu gang di Jalan Gajah Mada.
Namun, awak media tidak bisa mengikuti Presiden saat bertemu korban banjir, karena ketatnya pengamanan.
Presiden di sana sekitar 25 menit. Begitu keluar dari gang, ia menyapa dan menyalami warga yang berkerumun hingga gerbang pintu masuk Pasar Kumbasari yang berjarak tak sampai 50 meter..
Kepala UPTD Pengendalian Bencana Daerah BPBD Provinsi Bali, I Wayan Suryawan, mengatakan banjir mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, di mana 11 orang di antaranya di Kota Denpasar, 3 orang di Kabupaten Gianyar, 2 orang di Kabupaten Jembrana, dan 1 orang di Kabupaten Badung.
"(Yang hilang dan) Dalam pencarian 5 orang, di Kota Denpasar 2 (orang), di Kabupaten Badung 3 (orang). Ini update kami sampai pukul 06.00 WITA," kata Suryawan dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (13/9/2025).
Banjir besar yang menerjang Bali dipicu cuaca ekstrem yang menumpahkan hujan deras. Banjir ini dianggap sebagai yang terparah dalam satu dekade terakhir, diduga akibat alih fungsi lahan. (man)





