Jakarta, Harian Umum - Rencana Revitalisasi pasar Kalideres yang dilakukan oleh Perumda Pasar Jaya menimbulkan reaksi para pedagang lantaran tempat penampungan sementara yang disiapkan pengelola dianggapnya tidak strategis untuk berjualan.
Ketua Forum Pedagang Kalideres, Rudi mengungkapkan masa pandemi covid-19 ini sangat berdampak buruk bagi para pedagang kecil di pasar Kalideres. Pihaknya meminta pengelola pasar merespon tuntutan mereka terkait proses revitalisasi tersebut.
"Ditengah masa sulit akibat dampak pandemi Covid 19 juga berdampak buruk bagi kami para pedagang yang sebagian besar adalah pedagang kecil ini, meminta pengelola pasar yang akan merevitalisasi atau membangun pasar Kalideres kembali dapat mendengar suara kami para pedagang ini kecil ini," ujar Rudi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (9/8).
Rudi mengatakan pengelola seharusnya mempertimbangkan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi para pedagang lebih memperhatikan aspek strategis dan standar protokol kesehatan agar ekonomi mikro di pasar tesebut tetap berjalan.
"Tempat yang layak sebagai penampungan sementara menjadi tuntutan utama kami, selain menjaga penghasilan ekonomi kami yang mulai sangat berat juga tentunya untuk memenuhi standar protokol kesehatan sekaligus agar roda perekonomian tetap berputar seperti yg di inginkan oleh pemerintah, katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Forum Pedagang Pasar Kalideres menyampaikan beberapa pernyataan serta tuntutan yang ditujukan kepada pengelola dan/atau Perumda Pasar Jaya. Pada dasarnya mereka menolak pembangunan tempat penampungan sementara yang dianggapnya tidak strategis. Disamping itu, apabila pembangunan telah selesai dilaksanakan, mereka meminta ditempatkan di lantai bawah sebagaimana mereka berdagang sebelumnya.
"Kami menolak pembangunan TPS (tempat penampungan sementara) di area parkir. Dikarenakan tempatnya terlalu sempit, tidak nyaman dan tidak layak untuk dijadikan tempat bertransaksi. Apalagi di masa pandemi seperti ini, tempat yg terlalu sempit akan membuat pengunjung berdesakan dan itu jelas menyalahi protokoler kesehatan. Kemudian kami juga menginginkan perjanjian tertulis dengan pihak pengelola, Jika pembangunan Pasar Jaya telah selesai, kami meminta di tempatkan di lantai bawah seperti sebelumnya," pintanya.
Menurutnya apabila point diatas tidak di indahkan oleh pengelola pasar, pihaknya akan mendesak pembangunan untuk dihentikan sampai tuntutan mereka direspon.
"Jika pernyataan dan tuntutan kami tidak didengarkan oleh pihak pengelola pasar, maka kami meminta pembangunan ditunda sampai tuntutan para pedagang di Pasar Kalideres ini bisa di realisasikan," tutupnya. (hnk)







