Lampung Barat, Harian Umum - Kamis, 04-01-2024 Petani sayur mayur yang ada di berbagi kecamatan mengeluh pasal nya pasca liburan Nataru harga komoditi seperti Tomat , Terong, kubis termasuk pabu Siam turun drastis yang sebelum labu Siam menytuh harga 6000 perkilo kini tinggal 1000 rupiah perkilo nya.
Salah satu petani labu siam yakni ( Arif )warga Pekon Sidomulyo, Kecamatan Pagar Dewa, Kabupaten Lampung Barat saat kami temui di lahan perkebunan mikil nya menerangkan, terjadinya penurunan harga jual labu siam tersebut sejak akhir tahun kemarin.
Hingga saat ini belum juga naik hal itu dikarenakan penampung yang ada di Bandar Lampung, maupun yang disekitaran sini masih tutup. Sehinggaa penjualan kepada agen lokal mengalami penurunan harga.
Akan tetapi walaupun harga jual anjlok, tidak menyurutkan semangat petani untuk tetap menanam labu bahkan kami akan memperluas usaha ini, mungkin turunnya harga jual lantaran agen tutup dan ini hanya bersifat sementara mas, ungkap nya pada kami.
Harapan kami semoga harga seperti ini tidak lama,karena kalau tetap dengan harga murah begini, pasti kami tekendala baik modal maupun pendapatan kami sangat tidak sesuai lanjutnya
Namun semangat kami untuk mengembangkan tanaman harus tetap berkobar lantaran budidaya labu siam cukup menjanjikan dan perputaran uangnya lebih cepat satu kali setiap minggu.
Budidaya labu siam ini merupakan prospek yang baik, lantaran selain dalam perawatannya ringan juga dalam panennya setiap minggu sekali, jadi perputaran ekonomi semakin menjanjikan, imbuhnya.
( Yaldo/Yes24 )






