Jakarta, Harian Umum - Tidak dipungkiri, helm menjadi salah satu perangkat penting saat berkendara. Saat ini, banyak helm yang dibuat sudah memenuhi standar keamanan. Namun perkembangan teknologi, terus berinovasi di segmen otomotif termasuk helm.
Salah satunya Argon Transform merupakan produk dari Whyre, satu startup yang berbasiskan di Singapura baru saja memperkenalkan produk helm terbarunya. Helm itu hasil pengembangan untuk keamanan berkendara.
Uniknya perusahaan ini didirikan oleh lima orang yang punya kenangan buruk terhadap bahaya berkendara. Kelima pendiri tersebut kehilangan teman dalam kecelakaan motor.
Didasari itu, mereka ingin mencari cara untuk meningkatkan kesadaran situasional pengendara.
Salah satunya memperhatikan masalah titik buta (blind spot atau titik yang tidak terlihat lantaran terhalang sesuatu). Helm Argon Transform hadir dengan menawarkan kecanggihan seperti berikut.
Dilengkapi sistem dual-camera yang ditempelkan pada bagian depan dan belakanh helm dengan lensa sudut lebar untuk bidang pandang 180 derajat. Helm didukung teknologi Artificial Intellegence (AI) serta Augmented Reality (AR).
Untuk visual, Transform menampilkan informasi lewat gambar overlay dibagian visor pengendara. Gambar disajikan semi-transparan sehingga tidak menghalangi pandangan objek waktu berkendara.
Layar informasi pun mendeskripsikan sebagai helm canggih dengan menampilkan keadaan kamera belakang, sistem navigasi audio, penelpon, waktu, peta visual, speedometer visual. Dengan begitu pengendara di bikin malas tengok-tengok belakang.
Kecanggihan lainnya, kamera depan dapat merekam kejadian saat berkendara atau mengalami kecelakaan. Rekaman akan disimpan ke kompartemen memori yang terisolasi menggunakan fitur blackbox.
Diciptakan sebagai helm pintar, The Argons juga dapat dipasangkan dengan smartphone melalui aplikasi khusus. Pengendara dapat menghitung kecepatan rata-rata, mencatat jarak tempuh, lokasi bookmark serta mendengarkan musik. Fungsi-funsinya diatur dengan tombol terpisah.
Argon Transform rencananya akan di luncurkan pada awal tahun 2019. Untuk para biker catat harganya. Helm ini diperkirakan dijual sampai USD 680 atau sekitar Rp 9 juta-an. (Zat)
Sumber : idnews.co.id







