Jakarta, Harian Umum-Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta berinisiatif memasang WiFi gratis di 7 titik di Jakarta Barat. Pemasangan WiFi gratis ini diperuntukkan bagi pembelajaran jarak jauh (PJJ) warga Jakarta yang kesulitan mendapatkan akses internet.
"Menyikapi polemik diskriminasi pendidikan dalam penerapan PJJ, akses internet dan gadget membebankan warga. 2 hari yang lalu kami Fraksi PAN DPRD DKI memasang Wifi gratis pada 7 titik di Jakarta Barat, dan hari ini F.PAN melaunching free wifi pembelajaran PJJ," ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani, di lokasi, Rabu (5/8).
Pemasangan wifi internet terletak di 2 kecamatan, yakni Kecamatan Kalideres dan Kecamatan Cengkareng. Tersebar di berbagai RT dan RW seperti, RT.06 RW.04, RT.02 RW.14, RT.05 RW.01, RT.05 RW.06, RW.01 RT.02 dan RT.06, RT.09 RW.09. Dalam kesempatan ini, Zita Anjani didampingi mantan Ketua Fraksi PAN, Lukmanul Hakim.
"Saya, Zita Anjani (Wakil Ketua DPRD DKI) dan Bung Hakim (Komisi A) langsung turun memantau pembelajaran daring yang menggunakan free wifi. Antusias masyarakat begitu tinggi, anak-anak hadir di dampingi orang tua, dengan menggunakan seragam sekolah lengkap," katanya.
Menurutnya, siswa berkumpul di satu titik untuk bisa menggunakan free wifi. Kemudian, Fraksi PAN memasang WiFi gratis di ruang fasilitas umum masyarakat untuk anak-anak belajar, terutama di Masjid dan Mushola. Fasilitas publik itu hanya diperbolehkan untuk menuntut ilmu.
"Tidak ada alasan selagi kita mau. Terlalu lama kalau menunggu eksekusi dari pemerintah. Saya ingin tegaskan, apa yang di lakukan PAN hari ini merupakan wujud peduli terhadap dunia pendidikan Indonesia. Tujuannya untuk membantu siswa yang kesulitan membeli kuota internet, maupun kesulitan mendapatkan jaringan internet untuk mengikuti sekolah daring. Jadi tidak ada unsur politis yang sering di tuding oleh oknum yang tidak peduli pendidikan anak," jelasnya.
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta, Lukmanul Hakim mengaku, pemasangan WiFi gratis itu merupakan bentuk solusi yang ditawarkan Fraksi PAN karena amburadulnya sistem PJJ yang ditetapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pihaknya berharap, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melakukan langkah serupa dengan memasang akses internet gratis untuk warga.
"Kami tidak hanya mengkritisi, tapi juga beri solusi. Bahkan tidak hanya solusi berupa gagasan, tapi langsung dengan penindakan. Kami sudah buktikan. PAN itu Partai Amanat Nasional, tapi juga Pendidikan Anak Nasional. Makanya kami pastikan akan terus mengkritisi pendidikan sampai ada inovasi," kata Lukman. (hnk)







