TANGSEL, HARIAN UMUM - Soal Kunjungan Kerja (Kunker) yang dilakukan oleh anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Pengamat Kebijakan Publik Universitas Trisakti Trubus Rahardiansyah menyatakan bahwa ditengah pandemi Corona sepantasnya para legislator tersebut turun ke daerah pemilihan (dapil)nya masing-masing.
"Mereka bisa 'duduk' di DPRD Kota Tangsel itu karena dipilih oleh masyarakat di dapilnya masing-masing. Harusnya, mereka turun datangi masyarakat yang memilih mereka. Bukan malah kunker keluar kota," kata Trubus saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (12/4/2020).
"Ketika mereka bilang kunker untuk mencari solusi bagi warga, menurut saya kurang pas mas. Karena saat ini masyarakat justru memerlukan regulasi dan aturan yang dapat membantu mereka ditengah kepanikan ini. Tindakan kunker mereka justru terlihat kurang empatinya terhadap keadaan.
Seperti diberitakan sebelumnya, Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dari PDI Perjuangan Tb. Bayu Murdani mengaku heran dengan kunjungan kerja (Kunker) yang dilakukan Fraksi PDI Perjuangan ditengah wabah corona.
Datang sebagai Ketua Garda Tipikor Indonesia (GTI) Tb. Bayu Murdani menyatakan kunker yang dilakukan oleh para anggota legislatif (dari Fraksi PDI Perjuangan) tersebut dianggap kurang beretika dan berempati.
"Harusnya ada empati, ya mereka (anggota legislatif Fraksi PDI Perjuangan) harus menjadi contoh, harus jadi garda terdepan, ini malah kunker. Jadi salah enggak? Enggak salah juga, karena tidak ada bentuk aturan, belum ada, kalau dibawa pada kemanusiaan, ya empatilah dikit. Tentu Kunker kemana, kan semua wilayah lagi terpapar,” kata Bayu kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).







