Jakarta, Harian Umum-Jakarta kembali mendapat penghargaan tingkat dunia sebagai kota terbaik. Dalam Mobilize Virtual Summit 2020, Kota Jakarta berhasil meraih Sustainable Transport Award (STA) 2021. Namun, penghargaan ini menuai polemik.
Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman menyatakan prestasi yang diraih Jakarta dalam STA tak lepas dari peran dan jasa Jokowi dan Basuki Tjahaja Purnama (BPT) alias Ahok semasa menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur DKI. Fadjroel juga mengucapkan terima kasih kepada Anies karena telah melanjutkan program Jokowi-Ahok.
"Akhirnya semua pekerjaan transportasi publik yang DIRINTIS Presiden @jokowi dan @basuki_btp dari #MRTJakarta #LRTJabodebek #6TolDalamKota juga #TransJakarta Pak Sutiyoso mendapatkan penghargaan. Terimakasih juga @aniesbaswedan sudah melanjutkan ~ FR #JakartaJuaraDunia," tulis Fadjroel di akun twitternya @fadjroel.
Tahun sebelumnya, Jakarta hanya mendapatkan gelar "Honorable Mention". STA 2020 saat itu diberikan ke Kota Pine, India. Ketua Masyarakat Pemerhati Jakarta Baru ( Katar ), Sugiyanto mengingatkan agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan jangan sampai terlena dengan penghargaan tersebut. Relawan militan Anies-Sandi pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu ini mengungkapkan fakta pemberi STA itu.
“Sebagai warga Jakarta, tentunya kita harus menghargai penganugerahan Jakarta sebagai kota terbaik dalam pengelolaan transportasi. Tapi kita pun harus tahu siapa ITDP dan pengurus didalamnya,” ujar Ketua Koalisi Masyarakat Jakarta Baru (KATAR) Sugiyanto.
Menurut Sugiyanto, ITDP itu adalah semacam LSM atau organisasi nirlaba yang berkantor pusat di Amerika Serikat. Di Indonesia, ada perwakilannya yakni namanya ITDP Indonesia. Saat ini, lanjutanya, Ketua ITDP Indonesia dijabat oleh Faela Sufa, yang juga merangkap sebagai Direktur IDTP Asia Tenggara.
"Dia kenal kok dengan Anies. Faela Sufa bahkan dikabarkan pernah gowes sepeda bareng dengan Anies,” imbuhnya.
Bahkan, katanya, mantan Ketua IDTP Indonesia yang juga menjabat Direktur ITDP Asia Tenggara diangkat menjadi Direktur Teknik & Fasilitas PT Transjakarta, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI bidang transportasi. Saat ini, posisi Yoga Adiwinarto sebagai Ketua IDTP Indonesia atau Direktur IDTP Asia Tenggara digantikan oleh Faela Sufa.
“Jadi ini harus dijelaskan oleh IDTP Indonesia Feala Sufa, apakah pemberian penghargaan ini murni atas dasar penilaian yang fair tanpa ada embel-embelnya. Perlu dicatat bahwa Yoga Adiwinarto yang sekarang Direktur Teknis & Fasilitas Transjakarta itu diangkat oleh Anies. Sebelumnya dia adalah Ketua IDTP Indonesia (Direktur IDTP Asia Tenggara),” jelasnya.
Dia berharap, IDTP Indonesia harus menjelaskan ini semua agar tidak terjadi salah pemahaman di masyarakat. IDTP juga harus menjelaskan secara gamblang tentang proses penilaian STA itu. Siapa saja pesertanya, apa persyaratannya, siapa nominasinya, kapan proses penilaiannya dan apa dasar penilaiannya dan apakah Kota Surabaya, Solo serta kota-kota besar lainnya di Indonesia dilibatkan juga.
"Semua ini harus dijelaskan oleh IDTP Indonesia secara gamblang agar tidak timbul fitnah negatif di masyarakat tentang pemberian STA kepada Jakarta. Semoga penghargaan ini benar dan murni dan tidak ada hal-hal yang dapat berdampak negatif. Perimbangan informasi penting agar kita bisa lebih jernih melihatnya. Semua program Anies yang positif kita wajib dukung tetapi jangan kita mendukung dengan membabi buta," tuturnya. (hnk)







