JAKARTA BARAT - Pemkot (pemerintah kota) Jakarta Barat mengusulkan anggaran perbaikan 10 rumah dinas lurah di wilayah Jakarta Barat pada APBD tahun 2020. Usulan tersebut untuk meningkatkan kinerja Lurah agar memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang dipimpinnya.
"Kantor lurah harus nyaman senyaman kantor walikota, sebab melayani masyarakat juga. Tapi tahun depan, kita tidak ada pembangunan kantor lurah, namun hanya fokus merenovasi rumah dinas lurah," kata Walikota Jakbar Rustam Effendy, di Gedung DPRD DKI, Kamis (15/8/2019).
Walikota yang berasal dari putra Betawi ini, mengatakan sedikitnya ada 10 rumah dinas lurah yang akan diperbaiki. Dan anggaran untuk perbaikan 10 rumah dinas tersebut anggarannya akan diusulkan pada APBD 2020. "Berapa anggaran yang akan diusulkan saya lupa. Namun yang jelas ada 10 rumah dinas lurah yang akan kita perbaiki," terangnya.
Perbaikan rumah dinas lurah, Rustam beralasan disebabkan program tersebut penting dilakukan. Sebab keberadaan rumah dinas sangat menunjang kinerja lurah.
"Kebanyakan mereka (lurah) mengeluhkan rumah dinasnya tidak layak huni sehingga banyak yang tinggal jauh dari wilayah yang dipimpinnya. Padahal agar kinerjanya maksimal semestinya lurah tersebut harus berdomisili di sekitar wilayahnya," katanya.
Sementara itu Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, meminta semua walikota agar bisa memperhatikan semua sarana dan prasarana penunjang kinerja lurah di semua wilayah Jakarta.
"Saya kira kalau ada kantor atau rumah dinas lurah yang harus diperbaiki maka harus diperbaiki jangan dibiarkan rusak karena ini berkaitan dengan pelayanan dan kinerja lurah"tegas Pras, panggilan akrab Prasetio Edi Marsudi.
Bahkan Pras pun mengakui, kalau di wilayah Jakarta Barat masih ada kantor dan rumah dinas lurah yang sudah layak diperbaiki. (Zat)







