Jakarta, Harian Umum - Sibuk dengan alasan Kenegaraan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto mangkir untuk kedua kalinya tak memenuhi panggilan jaksa KPK untuk bersaksi dalam sidang kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, Jumat (20/10/2017).
"Ada acara kenegaraan tadi pagi. Tapi enggak ada Presiden,"kata Novanto di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Jumat (20/10/2017).
Novantu mengaku sudah mengirimkan surat pemberitahuan tak bisa hadir dalam sidang sebagai saksi bagi terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong.
"Saya sudah bikin surat," ungkap Novanto.
Novanto meminta jaksa cukup membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) di pengadilan. Jaksa KPK tetap menginginkan Novanto untuk bersaksi di Pengadilan. KPK akan kembali melayangkan surat panggilan untuk ketiga kali.
Novanto diketahui memimpin upacara penghormatan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta Selatan. Ia juga
hadir dalam acara santunan anak yatim piatu di kantor DPP Partai Golkar. Kedua kegiatan dalam rangkaian acara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Golkar.







