Jakarta, Harian Umum - Pakar Telematika Roy Suryo mengungkap kalau Wapres Gibran Rakabuming Raka bukan hanya mem-follow satu akun terkait judi online (Judol), tetapi tiga.
Ia bahkan mengatakan, tindakan Gibran itu masuk perbuatan tercela dan layak untuk dimakzulkan.
"Saya menemukan, dari pemeriksaan saya, akun Instagram Gibran itu mem-follow 640 akun, tiga di antaranya akun judi online," kata Roy dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Kamis (5/6/2025).
Ia menyebut, Gibran mem-follow akun-akun itu sejak Desember 2022, atau sejak masih menjabat sebagai walikota Solo.
"Masak dia tidak tahu (itu akun Judol), karena nama akun itu dotslot, @bang-jabrikdotslot (@bangjabrik.slot, red). Slot itu kan judi online," katanya.
Ia menilai, dengan mem-follow akun Judol, Gibran telah melakukan perbuatan tercela, karena terlibat permainan judi dapat dikenakan pasal 363 KUHP dengan hukuman. pidana maksimal 7 tahun.
"Karena itu, saya mendukung Forum Purnawirawan Prajurit TNI memakzulkan Gibran. Bukan lagi karena Fufufafa yang terbukti (akun miliknya), tapi karena perbuatan tercelanya dengan mem-follow akun Judol," tegas Roy.
Seperti diberitakan sebelumnya, tindakan Gibran mem-follow akun Judol di akun Instagramnya viral, sehingga Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres) turun tangan memberikan klarifikasi.
"Sebagai tindak lanjut, akun tersebut kini telah di-unfollow oleh @gibran_rakabuming segera setelah diketahui bahwa akun tersebut memuat konten yang tidak sesuai dengan norma dan peraturan yang berlaku," kata Setwapres dalam keterangan resmi yang dikirimkan kepada media, Rabu (4/6/2025).
Setwapres mengaku, pihaknya telah melaporkan soal akun itu kepada Kementerian Komunikasi Digital (Komdigi) agar dapat segera diblokir atau ditutup, sehingga tidak terus menyebarkan konten yang merugikan masyarakat.
Setwapres juga menyatakan, berdasarkan hasil penelusuran digital, akun @bang_jabrik.game diketahui dibuat pada November 2022 dan telah mengganti username hingga tujuh kali.
"Riwayat perubahan nama itu mengindikasikan bahwa akun tersebut awalnya bukan akun yang memuat konten terkait judi online. Awalnya akun itu adalah akun biasa yang kemudian mengalami perubahan identitas, dan @gibran_rakabuming mengikuti akun tersebut sebelum terjadi perubahan identitas dan isi kontennya seperti saat ini. Beberapa nama tokoh publik juga mengikuti akun tersebut," kata Setwapres.
Menurut Setwapres, fenomena perubahan identitas akun di media sosial bukanlah hal baru.
"Akun-akun yang telah memiliki sejumlah pengikut sering kali diperjualbelikan, bahkan ada yang diretas dan diubah fungsinya untuk kepentingan tertentu," tambahnya.
Namun, kata Roy tidak mungkin Gibran tidak tahu kalau akun itu akun judi online.
"Karena setiap kali ada perubahan username, dia kan dapat notifikasi," katanya. (rhm)





