Jakarta, Harian Umum - LRT Jakarta jalur Velodrome - Manggarai ini diharap bisa mempermudah mobilisasi warga dan menggerakkan integratif model transportasi umum di Jakarta seperti KAI Commuter Line dan MRT Jakarta.
VP Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Syahrial Syarif menjelaskan, ini searah dengan proses persiapan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentra sebagai tatap muka beragam model transportasi khalayak.
Syahrial menguraikan, jarak jalur Fase 1B ini sejauh 6,4 km dengan 5 stasiun yang ditarget bawa 180.162 penumpang, atau minimum 80.000 sampai 100.000 penumpang setiap hari.
“Target konstruksi awal dimulai pada paruh pertama 2023,” ujar Syahrial, Sabtu (11/2).
Syahrial menerangkan, PT Jakpro bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan dinas berkaitan dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub) terus bekerjasama saat lakukan usaha pengentasan kemacetan dengan menggiatkan transportasi umum di Jakarta lewat tersedianya beberapa pilihan model transportasi khalayak.
“Pihak Kemenhub pun berharap, upaya yang dilakukan oleh DKI Jakarta dapat menjadi contoh untuk kota-kota lain,” kata Syahrial.
Syahrial sampaikan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B ini termasuk transportasi hijau atau rendah karbon dan ramah lingkungan. Feature operasional LRT Jakarta pada Babak 1A jalur Velodrome - Kelapa Gading sekarang ini sudah dipertingkat supaya semua kelompok masyarakat bisa memakainya secara nyaman.
“Contohnya, tersedia ramp sepeda di tangga akses, gate pembayaran yang lebar dan koridor kereta yang dapat mengakomodir sepeda lipat maupun sepeda non-lipat, sehingga para pesepeda tetap nyaman dalam menggunakan transportasi publik,” urai Syahrial.
Syahrial menerangkan, ini tidak terlepas dari loyalitas perusahaan yang mempunyai tujuan untuk menggerakkan pemakaian kendaraan ramah lingkungan (Eco Transport) di lingkungan warga perkotaan, dan loyalitas Pemerintah provinsi DKI Jakarta untuk capai 0 emisi pada 2050.
Selainnya mengangkat ide ramah lingkungan, LRT Jakarta memberi support penuh untuk beberapa aktor Usaha Micro Kecil dan Menengah (UMKM). Support itu berbentuk pengadaan ruang usaha yang bisa digunakan oleh beberapa aktor usaha inovatif.
Tentu saja, hal ini searah dengan salah satunya program Pemerintah provinsi DKI Jakarta yakni Jakpreneur, sebuah program yang mempunyai tujuan tingkatkan roda ekonomi masyarakat.
Kelebihan yang lain dipunyai oleh LRT Jakarta ialah terpadu dengan Jakarta International Velodrome (JIV), Rawamangun, Jakarta Timur.
“JIV merupakan salah satu arena balap sepeda berstandar internasional, yang juga memiliki berbagai fasilitas olahraga yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat,” kata Syahrial.
Syahrial menambah, segalanya berkaitan kelebihan LRT Jakarta dan Komitmem Jakpro, Pemerintah provinsi DKI Jakarta dan Kemenhub diharap sanggup meneruskan trend positif kenaikan pemakai transportasi masal. Sekarang ini, pemakai transportasi masal capai lebih kurang 1 juta pemakai setiap hari.
"Pemerintah provinsi DKI Jakarta menarget, pada 2030, sejumlah 60 % mobilisasi warga Jakarta memakai model angkutan umum," pungkas Syahrial.







