JAKARTA, HARIAN UMUM - Polda Metro Jaya mengantisipasi keamanan di Ibukota paska terjadinya kekisruhan di Wanokwari, Papua Barat dengan menggelar pertemuan dengan mahasiswa dan pemuda Papua.
Dalam sambutan Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramoni mengajak semua elemen di Jakarta harus tetap menjaga persatuan dan kesatuan agar Ibukota tetap aman.
Menurut Gatot, pertemuan ini sangat penting sebagai upaya untuk merajut kebersamaan pascabentrok di Papua Barat.
"Siang hari ini kita bersama-sama kumpul dengan para tokoh masyarakat, dengan saudara kita dari Papua. Tema kita merajut kesatuan persatuan dalam semangat kebhinekaan, ini kita bangun bagaimana kita supaya tidak terpengaruh dari peristiwa yang terjadi di Surabaya, Malang dan Papua. Karena kita semua adalah bersaudara," tegas Gatot.
Gatot juga berharap mahasiswa dan masyarakat Papua di Jakarta tidak mudah terprovokasi dengan aksi-aksi tersebut.
Acara tersebut juga turut dihadiri Pangdam Jayakarta Eko Margiyono, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketua Umum FBR Lutfi Hakim serta sejumlah tokoh masyarakat Papua.
Dikatakan Gatot, Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya akan budaya. Karena itu banyak pihak-pihak yang ingin menghancurkan bangsa Indonesia.
"Apalagi dengan kehadiran dunia media sosial yang mudah sekali disusupi oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. Yang menginginkan bangsa ini hancur,"terang Gatot.
Untuk itu, Gatot mengajak semua eleman bangsa agar tetap menjaga keutuhan dan kebersamaan serta persatuan dalam perbedaan.
"Kita semua harus sadar bangsa Indonesia bangsa besar, beragam, beragam budaya, adat, sukunya. Sampai hari ini bangsa kita tetap eksis, saudara kita dari Papua bagian dari bangsa Indonesia,"pungkasnya. (Zat)







