Jakarta, Harian Umum - Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Arief, minta pemerintah membebaskan mantan menteri kesehatan Siti Fadilah Supari. Padahal pemerintah dapat memanfaatkan ilmu dan pengalaman Siti mengatasi wabah Flu Burung untuk menangani Covid-19/Korona.
“Kita semua adalah sasaran dari wabah Corona, seharusnya kita berjuang bersama melawannya," katanya dalam keterangan tertulis, Senin, 25 Mei 2020.
Andi mengusulkan Menteri Hukum dan HAM Yassona Laolay menggunakan diskresi untuk membebaskan Siti.
"Ibu Siti Fadilah bukan koruptor dan penjahat besar. Ada banyak jasanya dalam sistem kesehatan Indonesia," Katanya dia.
Andi mempertanyakan keputusan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia yang mengembalikan Siti ke penjara Pondok Bambu kendati di sana diketahui ada warga binaan yang positif Covid-19.
Selain itu, Andi menyoroti pula sikap Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang mempermasalahkan wawancara Siti Fadilah Supari dengan presenter Deddy Corbuzier saat berada di rumah sakit. Andi menilai materi wawancara itu berisi pengetahuan dan informasi untuk publik yang berguna bagi rakyat dan pemerintah dalam menghadapi wabah Corona.







