Jakarta, Harian Umum - Merespon kegaduhan begal sepeda yang marak terjadi di Jakarta, Kepolisian Daerah Metro bertindak cepat dengan menangkap para pelaku kejahatan yang meresahkan goweser belakangan ini. Sedikitnya, 10 orang pelaku berhasil ditangkap.
Namun demikian, Polda Metro Jaya ingin Pemerintah DKI Jakarta menambah kamera CCTV sebagai salah satu sarana keamanan di jalan.
Dilansir dari kompas.com, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Nana Sudjana mengakui kamera CCTV yang sudah terpasang saat ini masih kurang banyak.
"Terkait kamera CCTV memang kita anggap masih kurang, ini terus kami koordinasikan dengan Pemda untuk memasang lagi kamera CCTV," ujar Nana di Polda Metro Jaya, Selasa (3/11/2020).
Hasil dari pemeriksaan, para tersangka awalnya mengamati korban yang sedang bersepeda sendiri.
Setelah ada kesempatan, mereka mulai beraksi dengan memepet menggunakan sepeda motor dan merampas barang berharga korban.
Meski begitu, polisi menduga jumlah kasus pembegalan terhadap pesepeda lebih tinggi karena masih banyak korban yang enggan melapor. Sebagian besar pelaku mengaku sudah lebih dari satu kali beraksi.
"Tiap pelaku ditanya pasti dijawab sudah tujuh kali, ada yang lima kali. Jadi kalau dihitung harusnya laporan polisinya sudah banyak, tapi ternyata baru 14, banyak korban-korban tidak melapor," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus.
Yusri berharap masyarakat tidak segan untuk melaporkan segala bentuk kasus kejahatan kepada pihak kepolisian.
Laporan masyarakat akan sangat membantu tugas kepolisian mengungkap kasus kejahatan yang meresahkan masyarakat. (hnk)







