Tangsel, Harian Umum - Bantuan dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten sudah mulai dirasakan masyarakat. Namun, hingga kini Bantuan Sosial (Bansos) bagi warga terdampak Covid-19 dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) belum juga cair.
Dikatakan Taufik salah seorang Ketua RT di Kelurahan Rawa Buntu bahwa bantuan yang sudah bergulir di lingkungannya antara lain dari Kemensos dan Pemprov Banten.
"Pemkot Tangsel belum. Tadi bantuan dari Provinsi Banten, sudah 40 warga saya dapat. Bentuknya tunai, melalui rekening BJB Syariah," kata Taufik saat diwawancarai wartawan, Rabu (22/4/2020).
Hal senada disampaikan Ketua RW Perumahan De Latinos Wahyudi. Wahyudi menyatakan banyak warga mengeluh soal lambatnya bantuan dari Pemkot Tangsel. Hal itu membuat dirinya dan rekan-rekan menebar bantuan sembako guna membantu meringankan beban sesama.
"Bantuan dari pemerintah sampai saat ini mereka memang belum menerima, makanya kita sebisa mungkin membantu untuk percepatan, untuk memenuhi kebutuhan dasar mereka," kata Wahyudi saat ditemui di Kelurahan Rawa Buntu.
Sementara itu, Asda III Kota Tangsel Teddy Meiyadi menyampaikan total bantuan yang akan digulirkan teruntuk 67 ribu KK yang memiliki identitas Kota Tangsel.
"Jadi total penerima bantuan itu ada 67 ribu. Dari Kemensos itu totalnya ada sekitar 34 ribu, dari Provinsi Banten sekitar 7000 penerima bantuan, nah sisanya ada di kita (Kota Tangsel)," kata Teddy, Kamis (23/4/2020).
"Bantuan dari Kemensos sudah ada, dari Pemprov Banten juga sudah ada. Tinggal dari Pemkot saja. Ini kan masih divalidasi datanya. Sampai warga yang kontrak-kontrak, kos, yang tidak punya KTP Tangsel semua didata. Mungkin nunggu itu (validasi data)," tambahnya.
Teddy menyatakan, dalam pendataan para warga yang tidak memiliki KTP Tangsel, pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian. Menurut Teddy, hal itu (berkoordinasi dengan kepolisian) dilakukan untuk meminimalisir gangguan ketertiban dan keamanan.
"Untuk warga yang tidak ber-KTP Tangsel, nanti didata sama kepolisian. Koordinasi. Ini (pendataan oleh kepolisian) kata Camat sama Lurah yah. Jadi untuk meminimalisir gangguan keamanan dan ketertiban juga," tandasnya.







