Banda Aceh, Harian Umum - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Aceh mengatakan Propinsi Aceh memperoleh paket sekitar 1.000.882 kiloliter (KL) BBM bersubsidi untuk 2024.
"Untuk tipe BBM itu terbagi dalam minyak solar, pertalite dan minyak tanah," kata Kepala Dinas ESDM Aceh, Mahdinur, di Banda Aceh, Rabu (21/2/2024).
Mahdinur mengatakan, berdasar pemberian paket 2024 dari BPH Migas, Aceh memperoleh tipe BBM tertentu (JBT) sejumlah 411.981 KL untuk solar dan minyak tanah 3.360 KL (khusus ke Kabupaten Simeulue).
Dan untuk BBM khusus penempatan (JBKP) capai 585.542 KL, hingga keseluruhan yang didapat Aceh tahun ini 1.000.882 KL.
Aktualisasi itu lebih rendah bila dibanding saran Pemerintahan Aceh awalnya yaitu capai 1.144.259 KL terbagi dalam solar 512.155 KL dan pertalite 632.104 KL. Termasuk minyak tanah, sarannya 3.500 KL.
"Usulan Gubernur ke BPH Migas itu ialah berdasar saran dari bupati/walikota se-Aceh," katanya.
Mahdinur menerangkan, bila dihitung berdasar saran Pemerintahan Aceh, karena itu yang diwujudkan oleh BPH Migas itu cuma menyusut sekitaran 0,8 % untuk BBM solar dan 0,9 % BBM pertalite.
Karenanya, dianya mengharap dari aktualisasi paket 2024 yang diberi BPH Migas untuk keperluan Aceh itu dapat tercukupi s/d tahun akhir ini.
"Karena itu, supply BBM itu kita berharap dapat pas target ke yang memiliki hak sama sesuai ketetapan berlaku," kata Mahdinur.
Sebagai informasi, paket 2024 ini alami peningkatan dibanding dari tahun sebelumnya. Di mana pada 2023 lantas Aceh memperoleh 976.379 KL yaitu untuk solar 373.675 KL dan pertalite 602.704 KL.







