Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Ismail menilai sementara ada keganjilan dari pernyataan Camat, Lurah dan pejabat terkait yang melakukan penggusuran kepada pedagang di Taman Alfa Indah. Keganjilan tersebut karena di satu sisi BPAD masih belum menjawab permohonan pedagang agar lahannya dapat disewa dan dijadikan LokSem, tapi di sisi lain BPAD mengizinkan pedagang digusur. "BPAD bermuka dua," kata politisi PKS itu. Politisi PKS ini (Ismail) mengaku prihatin karena Walikota dan jajarannya bukannya mengakomodir itikad baik pedagang malah membuat kebijakan yang bersifat antisipasi terhadap terwujudnya aspirasi pedagang untuk menjadikan lokasi berdagangnya sebagai LokSem.


