Jakarta, Harian Umum - Silaturahmi dengan unsur pendidikan khususnya Mahasiswa dibeberapa perguruan tinggi Jakarta Timur tepatnya di Ruang Serbaguna Blok C Kantor Walikota Jakarta Timur pada Jumat (24/3/2017). Acara tersebut yang diprakarsai oleh Kapolres Jakarta Timur dengan topik pembahasan mewujudkan pemuda yang berkualitas sehingga dapat memperkuat dan merangsang kembali wawasan kebangsaan serta rasa cinta tanah air dikalangan pemuda dan mahasiswa.
Kegiatan silaturahmi dengan unsur pendidikan yang mengusung tema, Eksistensi Mahasiswa Mengaktualisasikan Semangat Pancasila. Peserta yang mengikuti acara tersebut diperkirakan berjumlah 300 mahasiswa. Pembicara kegiatan Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, dan Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes. Pol. Andri Wibowo. Tampak hadir juga Danramil Pasar Rebo yang mewakili Dandim 0505/JT.
Dalan sambutan yang diberikan Walikota mengatakan, ini adalah salah satu bentuk kepedulian Polri dalam menumbuhkan dan merangsang kembali semangat motivasi pemuda dan mahasiswa akan pentingnya Pancasila.” Saya berterima kasih kepada Kapolres yang dapat menyelenggarakan kegiatan ini dan sangat positif guna mengedukasi para pemuda, khsusunya mahasiswa agar tetap menjaga keutuhan NKRI,” katanya.
Harapan lain Walikota melalui kegiatan ini, merupakan salah satu upaya membantu Pemerintah dalam mengantisipasi hal-hal negatif yang dapat merugikan kita semua dan menghimbau agar dapat mengurangi angka kerusuhan atau tawuran antar pelajar, antar mahasiswa, antar warga yang belakangan marak terjadi.
lanjutnya “ Melalui ajang silaturahmi ini, saya meminta supaya para mahasiswa dapat mewujudkan situasi yang kodusif, aman, tentram, apalagi situasi jakarta sekarang akan dilaksanakan Pilgub DKI putaran kedua. Untuk itu, kepada pemuda dan mahasiswa agar dapat meningkatkan dan berperan serta dalam mengawal demokrasi ini,” imbuhnya.
Disisi lain, Kapolres Metro Jakarta Timur Andri Wibowo mengungkapkan, pentingnya nilai pancasila tersebut untuk diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam lingkungan kampus yang memang kebetulan terdiri dari berbagai macam suku, adat serta agama.
“Maka sangat layak dan pantas makna, dan peran pancasila kembali dibuka guna untuk dibaca sebagai salah satu bahan penyadaran diri setiap individu agar kembali mengintropeksi dirinya untuk berprilaku sesuai dengan makna pancasila,” ujarnya.
Menurutnya, dimana pemuda dan mahasiswa adalah agen perubahan bangsa, cikal bakal calon pemimpin bangsa. “ Nilai akademik penting, pengalaman berorganisasi juga penting, jadi harus seimbang. Karena itu, pemimpin besar bukan dilihat dari nilai akademik saja, pemimpin harus menguasai di segala aspek dan harus menjadi suri tauladan dan contoh yang dapat dipertanggung jawabkan kepada Allah SWT,” paparnya.
Namun demikian, Andri berpesan jadilah pemuda dan mahasiswa untuk perubahan bangsa yang lebih baik lagi dan lebih bermartabat di mata dunia.” Saya harapkan dan doakan agar kalian semua dapat menjadi pemimpin bangsa yang dapat mengemban amanah dalam perubahan kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya.
Dalam acara tersebut diadakan tanya jawab pada setiap perwakilan menyangkut keluhan dan materi dari narasumber yang disampaikan dalam paparan menyangkut pendalaman makna Pancasila bagi mahasiswa dan pemuda kedepan dan kesempatan itupun dipergunakan serta terjawab secara terperinci oleh Kapolres Metro Jakarta Timur. (DMS)







