Jakarta, Harian Umum-Sejak dua bulan lalu, Palang Merah Indonesia (PMI) tak pernah henti melakukan Penyemprotan Disinfektan Berskala Besar (PDBB) untuk menekan penyebaran Covid-19. Sedikitnya, ada 39.573 titik atau lokasi di seluruh Indonesia, khususnya Jabodetabek yang disemprotkan disinfektan.
"Kondisi DKI Jakarta hari ini tak lepas dari kolaborasi berbagai organisasi, lembaga pemerintah dan komunitas masyarakat dalam menangani pandemi COVID-19. Salah satunya PALANG MERAH INDONESIA, sejak dua bulan lalu PMI menggelar Penyemprotan Disinfektan Berskala Besar di DKI Jakarta," ujar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dalam akun media sosialnya, Sabtu (30/5).
Menurutnya, PMI bersama unsur TNI mengerahkan 3.000 relawan melakukan tindakan penyemprotan cairan disinfektan ke dalam 600 titik wilayah DKI Jakarta setiap harinya. PMI pusat telah menyediakan 20 unit tank air, 230 unit pickup, 10 unit motor roda tiga, dan 3.000 alat spray
"Operasi penyemprotan ini memanfaatkan momen jalan-jalan protokol yang lengang karena pemberlakuan PSBB dan menyasar fasilitas umum seperti sekolah, rumah ibadah, perkantoran, pasar, dan bandara, terutama bagian bangunan yang sering bersentuhan dengan manusia," katanya.
Palang Merah Indonesia (PMI) hingga saat ini sudah melakukan penyemprotan disinfektan di 39.573 titik atau lokasi sejak wabah COVID-19 di Indonesia khususnya wilayah Jabodetabek.
Selain penyemprotan disinfektan, PMI juga rutin melakukan promosi kesehatan (Promkes), edukasi seperti anjuran tetap di rumah, rutin mencuci tangan, hingga menjaga kesehatan. Pelayanan lainnya adalah penyaluran logistik seperti masker, sarung tangan karet dan medis, pakaian hazmat, serta paket perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ke masyarakat umum dan relawan PMI.
"Atas nama Pemprov DKI dan warga Jakarta kami sampaikan terima kasih kepada teman-teman Palang Merah Indonesia yang turut menjaga kota ini," ucapnya. (dju)







