Jakarta, Harian Umum - Tim sukses Calon Legislatif (Caleg) Partai Golkar DPRD DKI Ramly Hi Muhammad, kecewa pada perolehan suara Caleg Incumbent tersebut dalam perhitungan suara sementara di tingkat PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan).
"Kami kecewa, suara Pak Ramli terjadi penurunan pada perhitungan suara sementara di tingkat PPK," tegas Umar, Ketua AMPG Jakarta Utara, Kamis (25/4/2019).
Umar menduga ada upaya penggembosan suara yang dilakukan oleh oknum Caleg lain dari Partai sama. Sebab ada pengakuan dari warga, Caleg tersebut diduga melakukan politik uang menjelang pelaksanaan Pemilu.
"Soalnya oknum caleg itu tidak peduli siapapun yang didukung di Pilpres, yang penting masyarakat mau memilih ‘oknum itu’. Hal itu juga turut diperkuat dari pengakuan dari warga kalau oknum tersebut diduga membagikan uang Rp 300 ribu pada masyarakat," ungkapnya.
Menanggapi hal tersebut Ramli Muhammah mengaku pasrah menyikapi masalah tersebut. "Biar Allah SWT yang menjaga saya dan Pak Jokowi. Kami sudah bekerja dengan ikhlas untuk rakyat. Kalau masih ada yang mencurangi, Allah SWT maha tahu. Semua kita serahkan kepada Allah SWT untuk membalasnya,” kata Wakil Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta tersebut.
Caleg Dapil 2, Jakarta Utara tersebut menambahkan selama ini telah berbuat maksimal di Dapilnya untuk memenangkan pasangan Capres nomor urut 01 Jokowi - Ma'ruf Amin. Bahkan kata Ramli sosialisasi dirinya ke masyarakat telah digencarkan, sudah ribuan titik sudah sambangi bersama timnya.
Sedangkan Pengurus Golkar Jakarta Utara, zul mengatakan patut diduga ada permainan dan kekuatan besar apabila ada oknum Caleg yang jarang turun sosialisasi ke masyarakat namun memiliki suara yang signifikan.
“Dan yang patut saya sayangkan juga, mengapa harus menggerogoti basis suara Pak Ramly dan Jokowi-Amin yang telah kami pelihara dengan susah payah selama bertahun-tahun. Mudah-mudahan saya salah. Tapi kalaupun benar telah terjadi kecurangan oleh karena adanya permainan dan kekuatan besar di balik itu, kita serahkan kepada Bawaslu dan aparat kepolisian untuk mengambil tindakan hukum,” tegas zul, yang juga dikenal sebagai salah satu unsur Pimpinan Tim TKD Jokowi-Amin Jakarta Utara. (Zat)







