Jakarta, Harian Umum - Sandiaga Salahudin Uno beralasan belum mengucapkan selamat kepada Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin, yang memenangi Pilpres 2019, dikarenakan hal tersebut merupakan budaya barat.
Terkait pernyataan tersebut, pegiat anti korupsi Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho menyindir Sandiaga dengan me-retweet beberapa ucapan selamat Sandiaga Uno kepada pejabat yang baru dilantik dan pemenang pesta demokrasi.
Salah satunya ucapan selamat disampaikan Sandiaga kepada Kapolri Jendral Tito Karnavian lewat akun Twitternya @sandiuno. "Selamat atas dilantiknya Jendral Tito Karnavian sebagai Kapolri. Semoga bisa mengemban tugas dengan baik. Maju terus Kepolisian Indonesia !" Tulis Sandiaga pada 13 Juli 2016 lalu.
Ucapan selamat juga disampaikan Sandiaga kepada Djarot Syaiful Hidayat ketika diangkat menjadi Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017 lalu. "Selamat atas dilantiknya Djarot Syaiful Hidayat sbg Gubernur DKI Jakarta masa bhakti s/d Oktober 2017. Semoga amanah dalam menjalankan tugas," tulis Sandiaga pada 15 Juni 2019.
Seperti diketahui Sandiaga beralasan belum mengucapkan selamat atas kemenangan Jokowi disebabkan hal itu merupakan budaya barat. "Kami sudah menghormati putusan MK kemarin dan ini sudah tingkatan yang paling tinggi bahwa kita menghormati prosesnya dan selamat-selamat itu kan kayak budaya Barat ya. Di dalam kontestasi kita, setiap kali ketemu kita cipika-cipiki, selama debat kemarin kita selalu mengucapkan kata-kata yang baik, jadi nggak ada masalah," kata Sandiaga Uno di JCC, Minggu (30/6/2019).
Emerson mempertanyakan alasan Sandiaga soal ucapkan selamat merupakan budaya barat. "Maaf mas @sandiuno, ucapan 'selamat' itu budaya barat," tulis Emerson lewat akun twitternya @emerson_yuntho, Minggu (30/6/2019).
Emerson meminta Sandiaga Uno untuk mengingat kembali ucapan selamatnya yang sebelumnya pernah diucapkanya, "Ucapan selamat budaya barat, Istighfar mas," ujarnya. (Zat)







