Jakarta, Harian Umum- Pengamat kebijakan publik Amir Hamzah pesimis mutasi, rotasi, promosi dan demosi terhadap 1.125 pejabat eselon II-IV yang dilakukan Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Senin (25/2/2019), menghasilkan tim yang solid dan kinerja aparatur yang ciamik.
Pasalnya, proses mutasi, rotasi, promosi dan demosi yang dilakukan Panitia Seleksi (Pansel) dan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) tidak berbasis pada kinerja, tapi program dan proyek.
"Selama ini saya telah berkali-kali mengkritik cara kerja Pansel dan Baperjakat, dan juga telah menginformasikan adanya ketidakberesan pada kinerja keduanya, tapi sampai pelantikan tadi saya tidak melihat adanya perubahan yang signifikan, dan itu tercermin dari orang-orang yang dilantik, termasuk yang eselon II," katanya kepada harianumum.com di Jakarta, Senin (25/2/2019).
Amir menyebut, di antara 15 pejabat eselon II yang hari ini dilantik Anies, ada yang memang memiliki kinerja baik, tapi ada yang tidak.
"Seharusnya yang bermasalah itu jangan diangkat lagi. Buka peluang bagi ASN lain yang potensial, jangan hanya sekedar menggeser ke sana menggeser ke sini, seolah tak ada lagi ASN yang bagus di Pemprov DKI," katanya.
Ketua Budeting Metropolitan Watch (BMW) ini enggan menyebut pejabat yang mana yang ia maksud, namun ia juga meminta Anies untuk lebih memperhatikan ASN yang pada Pilkada 2017 membela dan mendukungnya sehingga menjadi gubernur Jakarta periode 2017-2022, dibanding terus memberi kesempatan kepada ASN yang pada Pilkada 2017 terang-terangan membela pasangan Ahok-Djarot.
"Memilih orang yang mendukungnya tapi punya kapasitas, lebih baik daripada memilih orang yang dulu melawannya, karena mereka bisa saja mengkhianatinya," pungkas Amir.
Sebelumnya duberitakan bahwa hari ini Anies akan melantik 1.181 pejabat dimana 15 di antaranya adalah pejabat eselon II, dan susanya pejabat eselon III-IV.
Saat pelantikan tadi, jumlah pejabat yang dilantik ternyata 1.125 orang, terdiri dari 15 pejabat eselon II, 274 pejabat eselon III dan 836 pejabat eselon IV..
Di antara pejabat eselon II yang dilantik adalah Kepala Dinas Pariwisata Edy Junaedi yang sebelumnya menjabat sebagai kepala DPM-PTSP; Kepala DPM-PTSP Benny Agus Chandra yang sebelukmya menjabat sebagai kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang dan Pertanahan; Kepala Dinas Pendidikan Ratiyono yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Dinas Olahraga dan Pemuda;
Asisten Deputi Bidang Budaya Yani Wahyu Purwoko yang sebelumnya menjabat sebagai kepala Satpol PP; Kepala Satpol PP Arifin yang sebelumnya menjabat sebagai wakil walikota Jakarta Selatan; dan Kepala BPRD Faisal Syafruddin yang sebelumnya menjabat sebagai Plt kepala BPRD.
Sebanyak 279 pejabat eselon III dan 887 pejabat eselon IV yang dilantik menduduki jabatan Kasie, Kabid, Kabag, camat, lurah dan lain-lain.
Dalam amanatnya, Anies berpesan agar para pejabat itu melaksanakan tugas dengan baik, dan tidak menyalahgunakan jabatannya. (rhm)







