Jakarta, Harian Umum - Sedikitnya 3.000 orang telah mendaftarkan diri untuk mengikuti takbir keliling yang digagas Laskar 313 dengan rute Monas, Kota Tua dan kembali ke Monas, Sabtu (24/6/2017).
"Mereka mendaftar secara langsung ke panitia di Masjid Alfatah YKPI, Jalan Menteng Raya No 58, Jakarta Pusat, dan secara online. Mereka mendaftar secara per orangan dan kelompok. Target kita, yang mendaftar 200.000 orang," jelas Panglima Laskar 313, Rahmat Himran, kepada harianumum.com via telepon, Selasa (20/6/2017).
Ketika disinggung tentang adanya larangan dari Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat dan juga dari Polda Metro Jaya agar umat Islam tidak menyelenggarakan takbir keliling untuk merayakan Idul Fitri 1438 H, Rahmat menjelaskan kalau takbir keliling telah menjadi tradisi bagi warga Jakarta dalam merayakan hari kemenangan setelah sebulan berpuasa.
"Lagipula kalau tidak kita lakukan, lama-lama jangan-jangan rezim ini juga melarang umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri," imbuhnya.
Meski demikian ia memastikan bahwa penyelenggaraan acara ini telah diberitahukan ke Polda Metro Jaya, dan dijamin akan tertib serta tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
"Kita berharap, ke depan pemerintah ini jangan terlalu berlebihan dalam menyikapi gerakan umat Islam, sehingga kita dituduh mau makar, intoleran, dan lain-lain. Itu mengada-ada. Umat Islam cinta damai dan cinta NKRI, jadi tak mungkin melakukan hal-hal yang dapat merugikan bangsa dan negara ini," katanya.
Ia menegaskan, kalau pun saat ini umat Islam bergerak, itu karena umat merasakan adanya perlakuan yang tidak adil dari rezim.
"Jadi, yang kita lakukan saat ini adalah menyatakan yang hak adalah hak, dan yang batil adalah batil," pungkasnya. (rhm)







