JAKARTA, HARIAN UMUM – Pembukaan Gedung DPRD DKI Jakarta yang seharusnya dilakukan Senin (24/8/2020) dibatalkan. Buka atau tutupnya gedung DPRD DKI Jakarta menunggu instruksi dari Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi.
Plt Sekretariat DPRD DKI Hadameon Aritonang mengatakan, sambil menunggu arahan Ketua DPRD DKI Jakarta, gedung DPRD DKI, saat ini juga sedang disterilisasi dalam rangka mencegah penularan Covid-19.
“Iya masih, masih kita ditutup," ujar Hadameon Aritonang saat dihubungi, Senin (24/8/2020).
Pria yang akrab disapa Dame itu melanjutkan rencananya Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi akan segera memberikan arahan terkait penggunaan gedung dewan. “Apakah besok akan dibuka atau tidak, kita masih menunggu arahan Ketua DPRD,” ujarnya.
Seperti diketahui, Gedung DPRD DKI Jakarta berulang kali ditutup. Hal itu disebabkam adanya hasil reaktif Covid-19 terhadap anggota dan staf DPRD.
Bahkan sudah tiga kali Gedung DPRD DKI Jakarta ditutup. Penutupan pertama dilakukan pada Selasa 14 Juli 2020. Penutupan disebabkan ada anggota dewan reaktif Covid-19 setelah tes cepat, rapid test.
Setelah ditutup selama dua pekan, Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi kembali memberikan pernyataan agar gedung kembali ditutup setelah ada kasus positif baru. Penutupan berlangsung sejak 28 Juli hingga 3 Agustus.
Namun saat akan kembali dibuka, Prasetio memperpanjang kembali masa kerja di rumah terhadap anggota dewan hingga 10 Agustus. Kebijakan itu diambil setelah anggota DPRD dari fraksi PKS Dani Anwar meninggal akibat Covid-19. (Zat)







