Bogor, Harian Umum - Bakal calon wakil walikota pada Pilwalkot Bogor 2018, Harry Ara, mendukung rekan separtainya yang maju di Pilgub NTB 2018.
Sang rekan adalah Ahyar Abduh, walikota Mataram yang menjabat hingga dua periode.
"Abduh layak maju dan menggantikan M Zainul Majdi, gubernur NTB yang saat ini juga telah menjabat hingga dua periode," ujar Harry melalui rilis yang diterima harianumum.com, Senin (25/9/2017).
Politisi yang juga ketua Solidaritas Aksi Perubahan Untuk Indonesia (SAPU Indonesia) ini menilai, Abduh yang saat ini berusia 56 tahun, merupakan sosok pemimpin daerah berkualitas. Ini bisa dilihat dari banyaknya penghargaan yang diterima sejak memimpin Kota Mataram pada 2010.
"Kami menilai kepala daerah berprestasi seperti Abduh sudah langka. Abduh juga terbilang komplit karena memiliki leadership yang kuat, namun tetap memiliki hubungan sosial kemasyarakatan yang sangat baik di semua lapisan dan latar belakang," imbuhnya.
Sederet penghargaan yang diraih Abduh selama tujuh tahun memimpin Kota Mataram di antaranya Tokoh Adat Pengerakse Utame Budaye Kota Mataram 2011 dari Aliansi Masyarakat Adat Nusantara pada 13 Desember 2011; Manggala Karya Kencana dari BKKBN atas keberhasilannya mengelola Program Keluarga Berencana; dan Satya Lencana Pembangunan Bidang Koperasi dari Presiden RI ke-6 Soesilo Bambang Yudhoyono pada Juli 2012.
"Karena itu saya berharap masyarakat NTB secara massif mengantarkan Abduh agar dapat memimpin NTB untuk periode 2018-2023. Masyarakat NTB bisa mengalami kerugian besar apabila tidak memilih Abduh," ujar politisi Gerindra yang akrab disapa Kang Harry ini.
Kang Harry mengaku, SAPU Indonesia bersama SAPU NTB telah mulai bergerak cepat dengan melakukan konsolidasi kepada beragam elemen di NTB terkait pencalonan Abduh, termasuk dengan Serikat Pekerja di NTB.
Ketua SAPU NTB, Purwadi, menjelaskan, pihaknya akan bergerak untuk merangkul seluruh potensi di NTB lewat relawan pemenangan Abduh menuju NTB 1.
"Masyarakat NTB rindu Abduh pimpin provinsi ini," pungkas kader HMI ini. (man)







