Jakarta, Harian Umum- PT Jakarta Tourisindo (Jaktour Group) dan PD Dharma Jaya, Jumat (26/4/2019), menandatangani memorandum of understanding (MoU) di Kantor Pusat PD Dharma Jaya di Jalan Penggilingan Raya, Cakung, Jakarta Timur.
MoU diteken Dirut Jaktour Group Geraard Jeffrey Zacharias Rantung dan Dirut PD Dharma Jaya Johan Romadhon.
"Tujuan dari penandatanganan MoU ini adalah untuk melakukan sinergitas sesama BUMD Provinsi DKI Jakarta untuk mewujudkan dan melaksanakan semua yang ada dalam Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah (RPJMD) DKI Jakarta," ujar Corporate Secretary Jaktour Group, Alvy Pongoh, melalui siaran tertulis, Senin (29/4/2019).
Selain hal tersebut, katanya, penandatanganan nota kesepahaman ini juga bertujuan agar setiap BUMD turut serta berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, menciptakan dan menumbuhkan lapangan kerja, dan mendorong peningkatan perekonomian Ibu Kota.
'MoU ini akan ditindaklanjuti dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang mencakup penyediaan (supply) produk daging/olahan daging (sapi, ayam, ikan), pelayanan akomodasi serta manajemen F&B," imbuhnya.
Penandatanganan MoU dihadiri direksi dan jajaran manajeman Jaktour Group dan PD Dharma Jaya.
Seperti diketahui, Jaktour Group merupakan BUMD milik Pemprov DKI Jakarta yang bergerak di bidang usaha perhotelan dan pariwisata.
Saat ini Jaktour mengelola enam unit hotel di Jakarta, yaitu: Grand Cempaka Business Hotel, d’Arcici Hotel Cempaka Putih, d’Arcici Hotel Plumpang, d’Arcici Hotel Sunter, C’One Hotel Cempaka Putih dan C’One Hotel Pulomas, serta 1 unit hotel di Bogor, yaitu Grand Cempaka Resort & Convention, Cipayung - Bogor.
Visi Jaktour Group adalah menjadi perusahaan yang berdaya saing, bernilai dan berkelas dunia dalam bisnis perhotelan dan
Pariwisata.
Sedang PD Dharma Jaya merupakan BUMD milik Pemprov DKI yang bergerak dI bidang perdagangan dan industri daging.
Berbekal pengalaman selama puluhan tahun, PD Dharma Jaya telah menjelma menjadi pemasok terbesar daging sapi di DKI Jakarta. (rhm)







