Jakarta, Harian Umum - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tetap tidak mau mengikuti proses fit and proper test bagi calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta yang telah dipilihnya melalui penyaringan. PKS berkeyakinan kalau proses fit and proper test merupakan bagian dari akal-akalan Partai Gerindra untuk menghambat calon PKS, pengganti Sandiaga Uno.
“Sudahlah Gerindra tandatangani saja surat kesepakatan dua calon dari PKS yang disodorkan ke DPRD DKI Jakarta untuk dipilih jadi Wagub DKI,” ungkap Ketua DPW PKS Jakarta Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada Agung Setiarso dalam acara diskusi bertema "Menanti Akhir Kompromi Politik PKS-Gerindra" di kawaasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018).
Menurut Agung, sebaiknya Gerindra merelakan kursi Wagub DKI Jakarta kepada PKS, karena semua sesuai kesepakatan koalisi PKS dan Gerindra. Pada pertemuan 5 November lalu
“Jadi kenapa harus ada embel-embel lagi dengan adanya seleksi cawagub. Nama yang disodorkan PKS yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu keduanya sudah melalui seleksi ketat di PKS dan dinilai layak jadi
buat apa ada lagi fit and propertest,” tegas Agung.
Menanggapi hal tersebut Ahmad Sulhi, Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Bidang Data, mengatakan, fit and propertest merupakan bagian kesepakatan bersama antara PKS dan Gerindra.
“Saya kira PKS tidak bisa begitu saja menolak proses fit and propertest cawagub, karena ini sudah kesepakatan bersama,” terangnya.
Sulhi pun membantah kala fit and proper test bagian akal-akalan gerindra untuk menghambat calon PKS. Karena sambung Sulhi Gerindra sudah sepakat merelakan kursi Wagub PKS.
“Saya kira gak benar kalau ada yang bilang kalau calon PKS gagal fit and propertest calon Gerindra yang jadi Wagub. Dan Pak Taufik sebagai Ketua Partai Gerindra Jakarta belum pernah bicara seperti itu,”
tandasnya.
Sedangkan bagaimana dengan desakan PKS agar Gerindra segera menandatangani kesepakatan atas Cawagub yang disodorkan PKS.
“Gak semudah itulah. Sebaiknya kita komitmen dulu menjalankan kesepakatan-sepakatan yang sudah disepakati dulu salah satunya menjalankan proses fit and propertest,” jawabnya.(tqn)







